Selasa, 13 November 2018

Depok Gunakan Dana Hibah dari DKI untuk Penataan Situ Pedongkelan

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua eskavator diturunkan Pemerintah Kota Depok untuk menggeruk lumpur di Situ Pedongkelan, Kamis, 8 November 2018. Tempo/Irsyan

    Dua eskavator diturunkan Pemerintah Kota Depok untuk menggeruk lumpur di Situ Pedongkelan, Kamis, 8 November 2018. Tempo/Irsyan

    TEMPO.CO, Depok - Pemerintah Kota Depok memperoleh dana hibah sebesar Rp 6 miliar dari pemerintah DKI Jakarta. Bantuan itu sepenuhnya digunakan untuk penataan Situ Pedongkelan di Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis. 

    Baca: Ini Penyebab Dana Hibah 2017 untuk Kota Bekasi Tak Terserap

    Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Depok Citra Indah Yulianti menyampaikan, penataan Situ Pedongkelan saat ini tengah dikerjakan. “Pengerjaan yang dilakukan antara lain pengerukan, penataan trotoar, dan perbaikan turap,” ujar Citra, Kamis, 8 November 2018. “Nanti juga dilengkapi dengan taman dan beberapa fasilitas lain.”

    Menurut Citra, penataan di Situ Pedongkelan terbagi dua kegiatan. Kegiatan pertama adalah penurapan dan normalisasi yang menelan biaya sekitar Rp 3,5 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh PT Delima Intan Abadi dan ditargetkan rampung 15 Desember 2018.

    Sedangkan pengerjaan kedua adalan penataan sempadan dianggarkan sebesar Rp 1,9 miliar. Pengerjaan kedua ini digarap oleh CV Dwi Sakti Utama yang ditargetkan selesai 25 Desember 2018.

    Juru Situ Pedongkelan, Sain M. Iskandar, mengatakan Situ Pedongkelan mulai mengalami pendangkalan sejak 2014. Ia sudah berulang kali menyampaikan kepada Dinas PUPR Depok maupun Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung- Cisadane (BBWSCC) untuk melakukan pengerukan. 

    Baca: DKI Janji Bahas Dana Hibah, Tapi Bekasi Harus Mampu Menyerap

    Pendangkalan yang terjadi di Situ Pedongkelan, kata Sain, terjadi akibat tinggi sedimentasi yang terjadi. Setengah dari situ sudah menjadi daratan. “Kalau musim kemarau ditumbuhi rumput dan kambing bisa sampai ke tengah-tengah situ,” kata dia. “Baru kali ini dikeruk setelah dapat dana hibah dari DKI.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?