Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polisi Sebut Kebiasaan Claudio Martinez Pakai Narkoba di Cile

image-gnews
Claudio Martinezz. instagram.com
Claudio Martinezz. instagram.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Erick Fredriz mengatakan Claudio Martinez bukan pengguna baru narkoba. Aktor yang juga mantan pemain sepakbola itu sudah menjadi pemakai sejak tahun 2002 atau saat masih berada di Cile.

Baca: Polisi Beberkan Kronologis Penangkapan Claudio Martinez

"2008 sempat berhenti karena karena mau fokus di sepakbola. Ada masalah keluarga, dia pakai lagi," ujar Erick saat menggelar jumpa pers di kantornya, pada Jumat, 9 November 2018.

Meskipun Claudio sempat berhenti memakai narkoba, Erick memastikan pemain sinetron Tendangan si Madun itu menggunakan narkoba saat berkiprah sebagai pemain bola di Indonesia.

Claudio Martinez, yang lahir di Cile, 18 Juli 1980, merupakan aktor yang juga merupakan mantan kiper sepak bola. Dia telah membintangi banyak judul sinetron tanah air.

Menjadi kiper di tim sepak bola PPSM Sakti Magelang dan Persigo. Nomor punggungnya adalah 99. Ia pernah mengikuti kompetisi Liga Joss Indonesia 2009 (PPSM Sakti) dan mendapat 1 kartu kuning. Lalu mengikuti Piala Indonesia 2008 (Persigo). Terakhir, Claudio ikut dalam Divisi Utama 2008 dengan klub Persigo pula, dengan goal 8 dan menerima 2 kartu kuning.

Claudio Martinezz. instagram.com

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Polres Jakarta Barat menangkap Claudio Martinez di kediamannya yang berada di Pondok Kukusan Permai, Jalan KH. Usman RT 003/004 Kecamatan Kukusan, Kota Depok, Jawa Barat pada Rabu dinihari, 7 November 2018.

Polisi meringkusnya  setelah ada laporan Claudio Martinez pernah melakukan pesta narkoba di sebuah tempat hiburan di Jakarta Barat. Polisi lalu melakukan investigasi dan penyelidikan terhadap Claudio berdasarkan laporan itu.

Saat polisi melaksanakan penggerebekan di rumahnya, Claudio Martinez tak melakukan perlawanan dan hanya seorang diri. Polisi mengatakan Claudio kooperatif dan memberi tahu tempat penyimpanan ganja yang berada di dalam lemari dan memberikannya kepada petugas.

"Dari rumah tersangka, polisi menyita barang bukti ganja seberat 7,96 gram," ujar Erick.

Baca: Pakai Ganja, Pesinetron Claudio Martinez Ditangkap Polisi

Pada saat ini Claudio Martinez ditahan di Polres Jakarta Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut soal narkoba jenis ganja yang dimilikinya. Polisi menjerat pria 38 tahun itu dengan Pasal 114 dan 111 UU Narkotika dengan minimal hukuman penjara 4 tahun. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kakek 77 Tahun di Tangerang Jadi Kurir Narkoba, Mengaku Sudah 3 Kali Keluar-Masuk Penjara

14 jam lalu

Ilustrasi Sabu-sabu. Dok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Kakek 77 Tahun di Tangerang Jadi Kurir Narkoba, Mengaku Sudah 3 Kali Keluar-Masuk Penjara

Kakek 77 tahun itu ditangkap anggota dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya saat melakukan penggerebekan di sebuah kos-kosan.


Belum Setahun Beroperasi, Satgas Narkoba Bareskrim Polri Sebut Telah Tangkap 38.194 Tersangka

2 hari lalu

Konferensi pers Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Juli 2024. Satgas P3GN, mulai 21 September 2023 hingga 9 Juli 2024, telah berhasil menangkap 38.194 tersangka kasus narkoba serta menyita barang bukti sabu sebanyak 4,4 ton, 2,6 juta butir ekstasi, 2,1 ton ganja, 11,4 kg kokain, 1,28 ton tembakau gorila, 32,2 kg ketamine, 86 gram heroin dan 16,7 juta butir obat keras.  TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Belum Setahun Beroperasi, Satgas Narkoba Bareskrim Polri Sebut Telah Tangkap 38.194 Tersangka

Satgas di bawah naungan Bareskrim Polri itu menyatakan telah menyita berbagai jenis narkoba yang dibungkus dengan kemasan teh Cina hingga kopi.


8 Atlet dengan Bayaran Termahal di Dunia, Cristiano Ronaldo Paling Mahal

4 hari lalu

Christiano Ronaldo mengangkat bola setelah Real Madrid lolos ke babak perempat  dengan menyingkirkan Bayern Munchen di  babak perempat final Liga Champions di stadion  Santiago Bernabeu, Madrid (18/4). Reuters / Sergio Perez Livepic
8 Atlet dengan Bayaran Termahal di Dunia, Cristiano Ronaldo Paling Mahal

Atlet merupakan salah satu profesi dengan bayaran termahal jika memiliki nama besar dan keahlian baik. Ini atlet dengan bayaran termahal di dunia.


4 Fakta Kasus Revi Cahya Sulihatun, Warga Kebumen yang Ditangkap di Jepang karena Narkoba

6 hari lalu

Ilustrasi Sabu. TEMPO/Subekti
4 Fakta Kasus Revi Cahya Sulihatun, Warga Kebumen yang Ditangkap di Jepang karena Narkoba

Revi Cahya Sulihatun, warga Kabupaten Kebumen, ditangkap otoritas Jepang. Sebelumnya dilaporkan hilang


Kurir Narkoba yang Bawa 45 Bungkus Sabu di RS Fatmawati Baru Pertama Kali Beraksi

6 hari lalu

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap penyelundupan 45 paket sabu di parkiran Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Polisi juga mengincar kurir di Bintaro Sektor 9 saat hendak transaksi, Tangerang Selatan, Kamis, 4 Juli 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
Kurir Narkoba yang Bawa 45 Bungkus Sabu di RS Fatmawati Baru Pertama Kali Beraksi

Polisi menangkap kurir narkoba inisial AS, 22 tahun, yang hendak mengantarkan 45 bungkus sabu dari Rumah Sakit Fatmawati ke Bintaro


Ibu Revi Cahya Sulihatun Cerita Tujuan Anaknya ke Osaka: Dapat Tawaran Kerja di Restoran dan Kursus Bahasa 1 Bulan

7 hari lalu

Ilustrasi Narkoba atau methylamphetamine. Getty Images
Ibu Revi Cahya Sulihatun Cerita Tujuan Anaknya ke Osaka: Dapat Tawaran Kerja di Restoran dan Kursus Bahasa 1 Bulan

Tariwiyati bercerita Revi Cahya Sulihatun mendapat tawaran bekerja di restoran di Jepang.


Kronologi Penangkapan WNI di Osaka Akibat Bawa Narkoba 1,5 Kilogram

7 hari lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis
Kronologi Penangkapan WNI di Osaka Akibat Bawa Narkoba 1,5 Kilogram

WNI bernama Revi Cahya Sulihatun ditangkap oleh otoritas Jepang terkait kasus narkoba


Polisi Sebut 45 Bungkus Sabu yang Disita di RS Fatmawati Berasal dari Palembang

7 hari lalu

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap penyelundupan 45 paket sabu di parkiran Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Polisi juga mengincar kurir di Bintaro Sektor 9 saat hendak transaksi, Tangerang Selatan, Kamis, 4 Juli 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
Polisi Sebut 45 Bungkus Sabu yang Disita di RS Fatmawati Berasal dari Palembang

Sabu asal Palembang tersebut merupakan produk edar jaringan internasional.


Polisi Sita 45 Kg Sabu Senilai Rp 45 Miliar di RS Fatmawati

8 hari lalu

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap penyelundupan 45 paket sabu di parkiran Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Polisi juga mengincar kurir di Bintaro Sektor 9 saat hendak transaksi, Tangerang Selatan, Kamis, 4 Juli 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
Polisi Sita 45 Kg Sabu Senilai Rp 45 Miliar di RS Fatmawati

Dari 45 kilogram tersebut, sabu itu dipisah menjadi 45 bungkus paket.


Mobil Berisi 45 Bungkus Sabu Diparkir di RS Fatmawati, Rencananya Mau Dibawa ke Bintaro Sektor 9

8 hari lalu

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap penyelundupan 45 paket sabu di parkiran Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Polisi juga mengincar kurir di Bintaro Sektor 9 saat hendak transaksi, Tangerang Selatan, Kamis, 4 Juli 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
Mobil Berisi 45 Bungkus Sabu Diparkir di RS Fatmawati, Rencananya Mau Dibawa ke Bintaro Sektor 9

Polisi menangkap seorang kurir yang akan membawa mobil berisi 45 bungkus sabu ke Bintaro Sektor 9. Mobil sudah terparkir di RS Fatmawati.