Minggu, 18 November 2018

Ini Alasan Basarnas Hentikan Pencarian Korban Lion Air JT 610

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan kantong jenazah tiba di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Sabtu, 3 November 2018. TEMPO/Adita Rahma

    Puluhan kantong jenazah tiba di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Sabtu, 3 November 2018. TEMPO/Adita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Operasi Basarnas Bambang Suryo Aji meyakini sudah tidak ada lagi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang akan ditemukan. "Evaluasi terakhir, tim pencarian dan pertolongan gabungan sudah tidak menemukan korban. Itu yang menjadi dasar penghentian pencarian," kata Bambang, Sabtu, 10 November 2018.

    Baca: Basarnas Hentikan Pencarian Korban Lion Air di Hari ke-13

    Bambang mengatakan pencarian terakhir telah dipersempit pada lingkar 250 meter karena di luar area tersebut sudah tidak lagi ditemukan korban maupun pecahan pesawat. Setelah melakukan pencarian selama 13 hari, tim menemukan bagian-bagian tubuh yang dimasukkan dalam 196 kantong jenazah.

    "Prosedur standar operasional Basarnas adalah pencarian selama tujuh hari, bisa diperpanjang tiga hari. Saat ini sudah perpanjangan tiga hari yang kedua dan sudah tidak lagi ditemukan korban," kata Bambang.

    Baca: Evakuasi Korban Lion Air Dihentikan, Basarnas Minta Maaf

    Kepala Basarnas Muhammad Syaugi telah menyatakan pencarian korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 dihentikan secara terpusat pada Sabtu pukul 13.30 WIB. "Operasi secara terpusat ditutup hari ini. Namun, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta dan Bandung tetap siaga 24 jam," kata Syaugi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.