Daftar Panjang Kritik Ketua DPRD DKI untuk Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat sesi wawancara dan foto dengan TEMPO di kantornya, Balai Kota, Jakarta, 15 Oktober 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat sesi wawancara dan foto dengan TEMPO di kantornya, Balai Kota, Jakarta, 15 Oktober 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta -Penyelesaian proyek Skybridge Tanah Abang menambah panjang kritik yang pernah disampaikan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi kepada Gubernur Anies Baswedan. Tempo mencatat kritik sudah rajin diberikan sejak usia pemerintahan Anies berusia beberapa hari saja, Oktober 2017 lalu.

    Baca berita sebelumnya:
    5 Saling Sindir Anies dan Ketua DPRD DKI Soal Tanah Abang

    Kritik disampaikan lewat pernyataan langsung maupun adu pantun. Mulai dari rapat paripurna hingga soal serapan anggaran. Berikut beberapa catatannya, termasuk ketika Prasetio beberapa kali menyinggung dan mengingkatkan gaya gubernur sebelumnya, Ahok, dan menyebut Anies masih beradaptasi.

    Simak kronologis berikut

    22 Oktober 2017
    Prasetio mengatakan rapat paripurna istimewa untuk Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tidak wajib setelah keduanya dilantik oleh Presiden di Istana. "Urgensinya apa? Langsung bekerja saja. Nanti juga kan bertemu saya," ujar Prasetio.

    6 November 2017
    Anies Baswedan hadir dalam acara coffee morning di rumah dinas Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di Jalan Imam Bonjol 37 Jakarta Pusat. Anies datang didampingi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Ini pertemuan hangat dan menyenangkan. Ini menjadi awal yang baik utk semuanya. Terima kasih untuk Pak Pras sudah jadi tuan rumah yang baik," ujar Anies

    (ki-ka) Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, calon wakil presiden Sandiaga Uno, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Lulung AL, dan Mayjen TNI (Purn) Ferrial Sofyan saling bergandengan tangan setelah rapat paripurna DPRD DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Senin, 27 Agustus 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    15 November 2017

    Rapat paripurna istimewa. Anies dan Ketua DPRD DKI berbalas pantun. 'Bang Sandi berlari menyusuri Kali Angke. Bang Prasetio bertemu kawan sambil belanja di Pasar Santa. Kami senang sekali hadir ke DPRD. Dari kami, menyapa Dewan di Balai Kota'," ujar Anies.
    "Dari dukuh atas naik trans Jakarta, puas berwisata pulangnya ke Pinangsia. Bersama seluruh warga ibukota, kita jadikan jakarta maju dan bahagia," ujar Anies.
    "Bang sandi bersepatu di Tanah Tinggi. Bang Prasetio memancing ikan di dekat Jembatan Besi. Mohon waktu bicara sekali lagi. Kami paparkan tentang visi misi," ujar Anies.
    "Bang Anies suka mengaji. Bang Sandi senang berlari. Anies-Sandi sudah janji dalam visi-misi. Rakyat tidak sabar agar janji ditepati," ujar Prasetio.
    "Ondel-ondel budaya Betawi (cakep). Jakarta punya pemimpin baru. Gubernur ama DPRD kini udah sehati. Bangun Jakarta lebih maju lagi," ujar Prasetio.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.