Disebut Sering Kunker oleh Anies, Prasetio: Cuma di Bawah 10 Kali

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi Wagub DKI Jakarta Sandiaga Alahudin Uno bercengkrama setelah melakukan Coffe morning di rumah Ketua DPRD DKI Jakarta, Menteng, Jakarta, 6 November 2017. Diketahui hubungan anatara eksekutif dan legislatif sempat memanas saat membicarakan rapat paripurna istimewa untuk mendengarkan pidato politik Anies dan Sandi. Tempo/Ilham Fikri

    (ki-ka) Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi Wagub DKI Jakarta Sandiaga Alahudin Uno bercengkrama setelah melakukan Coffe morning di rumah Ketua DPRD DKI Jakarta, Menteng, Jakarta, 6 November 2017. Diketahui hubungan anatara eksekutif dan legislatif sempat memanas saat membicarakan rapat paripurna istimewa untuk mendengarkan pidato politik Anies dan Sandi. Tempo/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta Prasetio Edi Marsudi membela diri dengan membantah pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang menyebut dirinya sering melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah.

    Baca juga: Dikritik Ketua DPRD, Anies: Kebanyakan Kunker, Jadi Lupa Jakarta

    Menurut Prasetio, dalam satu tahun kunker yang ia lakukan bisa terhitung jari. "Saya nggak pernah merasa sering kunker. (Dalam setahun) nggak sampe 10 kali, di bawah 10 kali," ujar Prasetio di Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Rabu, 14 November 2018. 

    Prasetio menjelaskan, alasannya jarang melakukan kunker sejak awal menjabat, karena ia harus berada di DPRD Jakarta untuk menerima tamu. Selain itu, sebagai pimpinan DPRD, Prasetio harus stand by alias "jaga kandang" kalau ada hal genting yang terjadi di Ibu Kota.  "Kunker juga kan dasarnya ada," kata Prasetio. 

    Sebelumnya, Anies Baswedan mengkritik Prasetio tak tahu kondisi Jakarta saat ini. Menurut Anies, hal itu karena Prasetio sering melakukan kunker. “Kebanyakan kunker tuh, jadi lupa sama Jakarta. Malah nanti jadi anggota DPR Daerah tuh nanti,” ujar Anies, Selasa, 13 November 2018.

    Baca juga: Dituding Serobot Lahan KAI, Anies: Semuanya Milik Indonesia

    Pernyataan Anies itu untuk menjawab kritik Prasetio yang mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ogah membawa tamu mancanegara ke Pasar Tanah Abang karena kumuh. 

    Mendapat kritikan itu, Anies heran. Sebab, ia tak tahu Jokowi pernah batal membawa tamu mancanegara ke Pasar Tanah Abang akhir-akhir ini. “Memang ada tamu (luar negeri) siapa yang datang? Tanyain tuh (ke Prasetio) kapan emang mau ngajak terus ga jadi?” ujar Anies 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.