Ketua DPRD DKI: Ide Skybridge Tanah Abang Ada Sejak Zaman Ahok

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bertemu dengan Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, 20 April 2017. Humas Pemprov DKI

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bertemu dengan Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, 20 April 2017. Humas Pemprov DKI

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan ide pembangunan jembatan penyeberangan multiguna atau skybridge di Tanah Abang, Jakarta Pusat, sudah ada sejak zaman Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

    Namun saat itu Prasetio tak menyetujui usulan itu. "Akhirnya (skybridge) didirikan dan dieksekusilah oleh Pak Anies Baswedan," ujar Prasetio Edi Marsudi di DPRD, Jakarta Pusat, Rabu, 14 November 2018.

    Baca :
    Anies Baswedan Sebut Pembangunan Proyek
    Skybridge Selesai 23 November 
    Saling Sindir Anies-Prasetio, DPRD DKI: Ada 3 Kekumuhan di Tanah Abang

    Prasetio mengatakan saat proyek senilai Rp 35 miliar itu telah disetujui oleh DPRD DKI Jakarta, namun pembangunan jembatan itu tidak terimplementasi dengan baik.

    Menurut Prasetio, saat ini kondisi Tanah Abang masih semrawut. Ia juga yakin pedagang kaki lima (PKL) akan tetap mengokupasi trotoar, meskipun skybridge telah rampung.

    "Memang enggak ada PKL lagi di bawah? Ada lagi PKL, pasti ada PKL. Problema baru lagi, tambah problema," kata Prasetio yakin.

    Pedagang membuka lapak di bawah Sky Bridge Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, 28 Oktober 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Hingga hari ini, proyek skybridge Tanah Abang sendiri belum juga rampung. Sejauh ini, pembangunan jembatan layang itu telah ngaret hingga tiga kali.

    Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan mengatakan pembangunan skybridge akan selesai seluruhnya paling lama 15 hari lagi.

    Simak pula : 

    Yoory mengakui, setelah molor dari target rampung akhir Oktober, pihaknya merencanakan pembangunan skybridge selesai pekan lalu dan bisa digunakan secara terbatas. Namun, rencana itu meleset.

    "Target kita tadinya mau bisa digunakan secara terbatas, tapi kita lihat kondisi di lapangan. Keputusannya ini harus selesai sempurna dulu, baru itu bisa digunakan," kata dia soal penyelesaian proyek skybridge.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?