Ini 5 Isu Polemik Panas Anies Baswedan dan Prasetio Edi Marsudi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi Wagub DKI Jakarta Sandiaga Alahudin Uno bercengkrama setelah melakukan Coffe morning di rumah Ketua DPRD DKI Jakarta, Menteng, Jakarta, 6 November 2017. Diketahui hubungan anatara eksekutif dan legislatif sempat memanas saat membicarakan rapat paripurna istimewa untuk mendengarkan pidato politik Anies dan Sandi. Tempo/Ilham Fikri

    (ki-ka) Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi Wagub DKI Jakarta Sandiaga Alahudin Uno bercengkrama setelah melakukan Coffe morning di rumah Ketua DPRD DKI Jakarta, Menteng, Jakarta, 6 November 2017. Diketahui hubungan anatara eksekutif dan legislatif sempat memanas saat membicarakan rapat paripurna istimewa untuk mendengarkan pidato politik Anies dan Sandi. Tempo/Ilham Fikri

    Prasetio mengatakan ada cara lebih baik menangani kesemerawutan di Tanah Abang ketimbang skybridge. Yaitu, membangun tunnel dari stasiun menuju Blok G. Anies hanya meminta Prasetio objektif. "Jangan terlalu bersemangat untuk menjelekkan," ucap Anies, Rabu, 17 Oktober 2018.

    4. Becak di Jakarta.
    Sesuai janji kampanye, Anies berupaya mengembalikan becak ke Ibu kota. Anies menjamin angkutan yang dilarang dalam Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2007 itu tak bakal mengganggu lalu lintas. Anies berujar akan mengatur pengemudi becak, termasuk wilayah operasinya.

    Dalam beberapa kesempatan, Prasetio menyampaikan rencana mengembalikan becak sebagai langkah mundur. Selain itu, Prasetio menilai pekerjaan menarik becak tidak manusiawi. Prasetio mengatakan bakal menolak merevisi Perda Nomor 8 Tahun 2007. "Becak? Tidak akan saya kasih," ujarnya, Rabu, 10 Oktober 2018.

    5. Pertanggungjawaban APBD DKI 2017
    Pembahasan ihwal Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD DKI tahun 2017 pada Juli lalu berjalan alot. Prasetio sempat menolak mengesahkan draf lantaran jumlah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) 2017 Rp 13,16 triliun dinilai terlampau tinggi.

    Baca juga :
    Ketua DPRD DKI: Ide Proyek Skybridge Tanah Abang Sudah Ada Sejak Zaman Ahok

    Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI disebut Prasetio gagal merealisasikan anggaran. Dia menyoroti 41 lelang program SKPD DKI yang gagal terlaksana.

    Anies Baswedan menyebut alasan Prasetio Edi Marsudi menolak mengesahkan mengada-ada. "Saya rasa prosesnya ini sudah politis, sebenarnya ini menjadi proses yang teknokratis," ucap Anies, Jumat, 20 Juli 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.