Waring Kali Item Dicopot, Dinas SDA: Sudah Minta Izin Gubernur

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kain jala jenis Waring sepanjang 100 meter tambahan siap buat dipasang di atas Kali Sentiong alias Kali Item, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 31 Juli 2018. Tempo/Adam Prireza

    Kain jala jenis Waring sepanjang 100 meter tambahan siap buat dipasang di atas Kali Sentiong alias Kali Item, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 31 Juli 2018. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mencopot waring penutup Kali Sunter Sentiong atau Kali Item di kawasan Sunter dan Kemayoran. Pemasangan waring yang dilakukan menjelang Asian Games 2018 itu sempat menjadi sorotan masyarakat.

    Baca: Kali Item Ditutupi Waring 726 Meter, Biayanya Setengah Miliar

    "Saya sudah bersurat dengan Pak Gubernur, mohon izin waring kami cabut,” kata Kepala Dinas Sumber Daya Air Teguh Hendrawan di di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis, 15 November 2018. 

    Menurut Teguh, instansinya akan mengeruk lumpur dan membangun sheet pile atau dinding turap beton bantaran Kali Item. Karena itu waring harus dicopot. “Pembangunan sheet pile di sisi kanan dan sisi kiri," ujarnya. Teguh mengatakan pembangunan sudah direncanakan sejak lama dan menjadi program kerja 2018. Pemasangan turap dimulai dari wilayah Senen hingga Wisma Atlet Kemayoran sepanjang 5 kilometer.

    Paket pembangunan sheet pile di Kali Sunter Sentiong, kata Teguh, menjadi satu dengan program normalisasi Kali Grogol, Kali Sekertaris, dan Utan Kayu. Program yang menelan biaya Rp 369 miliar itu saat ini sudah mencapai 60 persen. 

    Pemasangan turap Kali Sunter Sentiong sebenarnya sudah bisa dikerjakan beberapa bulan lalu. Namun karena ada perhelatan Asian Games, pengerjaannya  ditunda. "Karena nggak mungkin dikeruk saat Asian Games," kata Teguh. 

    Baca: Benarkah Foto Kali Item Jernih di Era Ahok? Ini Kata Lurah Sunter

    Pada Agustus 2018, pemerintah DKI memasang waring hitam sepanjang 700 meter di atas Kali Item. Waring itu untuk mengurangi bau busuk yang menyebar dari kali tersebut. Upaya ini dilakukan demi kenyamanan atlet Asian Games 2018 yang mondok di Wisma Atlet Kemayoran.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.