Korban Lion Air Teridentifikasi Bertambah Lagi, Total 92 Orang

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang tua korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 memeluk peti jenazah anaknya di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta, 5 Oktober 2018. Tim Disaster Victim Indetification (DVI) Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 13 korban Lion Air JT 610. Dengan tambahan tersebut, total jenazah yang sudah teridentifikasi sebanyak 27 orang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Orang tua korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 memeluk peti jenazah anaknya di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta, 5 Oktober 2018. Tim Disaster Victim Indetification (DVI) Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 13 korban Lion Air JT 610. Dengan tambahan tersebut, total jenazah yang sudah teridentifikasi sebanyak 27 orang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim DVI RS Polri kembali mengidentifikasi korban pesawat Lion Air yang jatuh di Tanjung Karawang pada 29 Oktober 2018. Ada tiga hasil terbaru yang menjadikan total korban teridentifikasi kini sebanyak 92 orang dari 189 penumpang dan awak dalam pesawat nahas tersebut.

    Baca berita sebelumnya:
    RS Polri Targetkan Terapi Hiperbarik 82 Penyelam Pencari Korban Lion Air

    "Ketiganya teridentifikasi melalui sampel DNA (deoxyribonucleic acid)," kata Kepala RS Polri Kramatjati Brigadir Jenderal Musyafak, Kamis 15 November 2018.

    Ia menuturkan satu jenazah yang teridentifikasi hari ini adalah staf Sekretariat DPRD Bangka Belitung bernama Muhammad Syafi'i, 45 tahun. Sedangkan dua lainnya adalah Maria Ulfah, 36 tahun, pegawai pajak di kantor KPP Pratama Pangkal Pinang, dan Naqiya Azmi, 19 tahun.

    Tim DVI, kata Musyafak masih akan terus mengidentifikasi sisa bagian tubuh yang identitasnya belum terungkap. "Kami terus berusaha mengidentifikasi seluruh bagian tubuh yang kami terima," katanya.

    Baca:
    Korban Lion Air Teridentifikasi Asal Italia Belum Dijemput Keluarga

    Hingga proses pencarian korban dihentikan oleh Basarnas pada Sabtu, 10 November 2018, RS Polri Kramatjati telah menerima 195 kantong jenazah. Dari seluruh kantong jenazah tersebut terkumpul 666 bagian tubuh yang diduga korban pesawat Lion Air.

    Musyafak menambahkan, Tim DVI mengalami kesulitan mengidentifikasi bagian tubuh yang semakin membusuk. "Bukan berarti tidak bisa teridentifikasi, tapi waktunya saja lebih memakan waktu."

    KOREKSI:
    Judul artikel ini telah diralat pada Kamis 15 November 2018, Pukul 18.16 wib, untuk memperbaiki akurasi jumlah korban teridentifikasi seluruhnya. Terima kasih. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.