4 Fraksi di DPRD Jakarta Tolak Agung dan Syaikhu untuk Cawagub

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Gubenur DKI Jakarta yang diajukan Partai Keadian Sejahtera (PKS) Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, September 2018. Foto: Instagram

    Calon Wakil Gubenur DKI Jakarta yang diajukan Partai Keadian Sejahtera (PKS) Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, September 2018. Foto: Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski mendapat penolakan dari empat fraksi di DPRD Jakarta, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap menyodorkan dua nama untuk cawagub DKI. Dua nama itu adalah Sekretaris DPW PKS Jakarta, Agung Yulianto dan mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.

    Baca:
    Cawagub DKI Jakarta, PKS: Format Nama Tetap Tanpa Gerindra

    DPW PKS DKI Jakarta menyatakan ingin proses pemilihan dua nama kandidat pengganti Sandiaga Uno itu segera dituntaskan. "Kami di wilayah berpatokan pada keputusan DPP PKS,” kata Ketua DPW PKS, Syakir Purnomo, Senin, 19 November 2018. “Sejak awal dan hingga hari ini PKS memutuskan cawagub dari PKS hanya ada dua nama yakni, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu .”

    Syakir berharap keputusan tersebut dapat diterima oleh Partai Gerindra dan semua fraksi di Kebon Sirih. "Semoga teman-teman di Gerindra bisa memahami keputusan pimpinan kami. Insyaallah, akan dikomunikasikan kembali baik oleh pimpinan di pusat maupun di wilayah,” ujar Syakir.

    Pernyataan itu disampaikan Syakir sekaligus menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI, Syarif yang meminta empat nama dari PKS untuk diusulkan menjadi kandidat wagub DKI. 

    Mereka akan diseleksi melalui uji kelayakan sebelum dua nama yang lolos kemudian diserahkan ke Gubernur DKI untuk dilanjutkan ke DPRD DKI. Namun, untuk pertemuan antara PKS dengan Partai Gerindra terkait pembahasan calon wakil gubernur ini, Syakir mengaku belum mendapat keputusan waktu untuk bertemu. "Nanti kalau sudah ada kesepakatan waktu, akan diinformasikan,” ujarnya.  

    Baca: Gerindra-PKS Putuskan Cawagub DKI, Ini 4 Butir Kesepakatannya

    Hingga kini setidaknya sudah ada empat fraksi yang terang-terangan menolak pencalonan Syaikhu dan Agung, yakni Fraksi PPP, Partai Golkar, Partai NasDem dan Partai Hanura. Mereka menganggap dua cawagub yang disodorkan PKS itu tidak memiliki pengalaman mumpuni untuk mengurus Jakarta. Padahal, Anies Baswedan maupun wakilnya, Sandiaga Uno sebelumnya juga tidak punya pengalaman memimpin di Jakarta. 

    BISNIS.COM 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.