Polda Metro Jaya Izinkan Reuni Akbar 212

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Reuni Akbar 212 tahun 2018 Novel Bamukmin dalam acara Seminar Nasional bertajuk Reuni Akbar Alumni 212 di Hotel Whiz Hotel, Jakarta, Jumat, 16 November 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Juru Bicara Reuni Akbar 212 tahun 2018 Novel Bamukmin dalam acara Seminar Nasional bertajuk Reuni Akbar Alumni 212 di Hotel Whiz Hotel, Jakarta, Jumat, 16 November 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya siap untuk mengamankan kegiatan reuni akbar 212. Argo juga berharap para peserta aksi 212 tetap menaati aturan-aturan yang ada dalam pelaksanannya.

    Baca juga: Reuni Akbar 212, Anies Baswedan Restui Digelar di Lapangan Monas

    "Jadi bagaimana aturan untuk penyampaian pendapat di muka umum, misalnya di perjalanan tidak ada pengrusakan, tapi taat," kata Argo di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat, 23 November 2018.

    Penyampaian pendapat yang taat aturan, kata Argo, perlu dilakukan karena jalan yang digunakan untuk aksi juga digunakan oleh masyarakat-masyarakat lain di luar aksi.

    Hingga saat ini, Argo mengatakan Polda Metro Jaya belum menerima surat pemberitahuan atas rencana penyelenggaraan reuni aksi 212. Menurut Argo, surat pemberitahuan tersebut penting untuk memperkirakan jumlah personil pengamanan dari kepolisian pada saat pelaksanaan aksi.

    "Karena dalam pemberitahuan itu ada jumlah yang akan hadir. Nanti dari jumlah yang akan hadir kami akan merencanakan pengamanannya seperti apa, jumlahnya berapa, dan sebagainya," ujar dia.

    Persaudaraan Alumni atau PA 212 saat ini tengah mempersiapkan rencana digelarnya Reuni 212. Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengatakan rencananya, reuni itu akan digelar di Monas.

    "Kami akan tausiyah, zikir, sekaligus memperingati Maulid Nabi di hari Ahad bulan Desember tanggal 2," kata Slamet di kantor Kementerian Koordinator Bidang Polhukam, Jakarta, Jumat, 9 November 2018. Slamet mengatakan, reuni akbar 212 itu juga akan diisi dengan tausiyah dari Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

    Baca juga: Dosen Filsafat UI Sarankan Alumni 212 Membentuk Partai Politik

    Rencana tersebut diizinkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies berujar tak ada larangan Persatuan Alumni 212 menggelar Reuni Akbar 212 di Lapangan Monas, 2 Desember 2018.

    "Ya secara prinsip kami menyetujui. Tapi untuk kegiatan keramian, bukan kami," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 19 November 2018 soal rencana acara Reuni Akbar 212 itu.


     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.