Minggu, 16 Desember 2018

Sidang Dakwaan, Richard Muljadi Terancam Empat Tahun Penjara

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Richard Muljadi. Foto: Instagram.com/richardmuljadi

    Richard Muljadi. Foto: Instagram.com/richardmuljadi

     

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang dakwaan perkara narkoba untuk Richard Muljadi, Selasa 27 November 2018. Richard adalah pengusaha juga cucu seorang konglomerat yang ditangkap di sebuah toilet restoran di Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, 22 Agustus 2018.

    Baca:
    Richard Muljadi, Cucu Konglomerat Kini Makan Tempe di Tahanan

    "Sidang dakwaan membacakan proses sejak Richard tiba di restoran, memakai (narkoba) sampai ditangkap," kata jaksa penuntut, Donny Sani, usai persidangan itu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

    Ia mengatakan sidang yang dipimpin Hakim Ketua Chris Nugroho membacakan dakwaan berkaitan hasil tes urine Richard yang menunjukkan positif mengonsumsi kokain. "Dicek urine dan darah positif dan dia mengiyakan," ucapnya.

    Tersangka kasus narkoba Richard Muljadi di Gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, pada Selasa, 13 November 2018. Tempo/Adam Prireza

    Dalam dakwaannya, jaksa menjerat Richard dengan Pasal 112 Juncto 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya adalah hukuman penjara maksimal empat tahun.

    Baca:
    Kasus Narkoba Richard Muljadi, Bareskrim Peringatkan Polisi Polda
    Bolak Balik Pelimpahan Berkas Perkara Richard Muljadi, Kenapa?

    Ketika menangkap Richard, polisi menyita iPhone X dan selembar uang 5 dolar Australia bertabur serbuk kokain. Serbuk dipastikan kokain setelah berdasarkan hasil tes urine, Richard Muljadi dinyatakan positif mengonsumsi kokain.

    Richard mengaku mendapat kokain itu dari seseorang berinisial ML. Hingga kini belum jelas perburuan terhadap ML. Kasus ini juga pernah mendapat perhatian dari Bareskrim Mabes Polri agar penyidik Polda Metro tak main-main dan diminta membongkar peredaran narkoba di kalangan atas. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".