Kapolri dan Panglima TNI Gelar Pertemuan Tertutup Operasi Lilin 2019

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Tito Karnavian berbicara dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata-2018 Pengamanan Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Silang Monas, Jakarta, Selasa, 18 September 2018. TEMPO/Subekti.

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian berbicara dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata-2018 Pengamanan Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Silang Monas, Jakarta, Selasa, 18 September 2018. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggelar pertemuan untuk membahas persiapan Operasi Lilin 2019. Pertemuan di Gedung Promoter Polda Metro Jaya itu berlangsung tertutup. 

    Baca: Terima Teror, Sisca Dewi: Sempat Ada Komunikasi dengan Kapolri

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan pertemuan tersebut untuk mengecek persiapan awal Ops Lilin pengamanan Natal dan Tahun Baru 2019. 

    “Kunjungan saja," ujar Dedi saat dihubungi lewat pesan pendek pada Kamis, 29 November 2018.

    Menurut pantuan Tempo, sejumlah kapolres wilayah Jakarta serta pejabat tinggi Polri dan TNI terlihat berdatangan ke Gedung Promoter. Di halaman depan terlihat mobil Tito dan Hadi terparkir.

    Sebelumnya, dalam rangka Operasi Lilin 2019, Polri telah menyiapkan 94.946 personel. Mereka akan diprioritaskan di 13 Kepolisian Daerah. “Terdiri dari 69.080 personel di 13 Polda prioritas satu dan 25.866 personel di 21 Polda prioritas dua," kata Dedi di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu 28 November 2018 lalu.

    Dedi merinci 13 Polda yang masuk prioritas satu adalah Polda Sumatera Utara, Polda Lampung, Polda Banten, Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda DI Yogyakarta, Polda Jawa Timur, Polda Bali, Polda Nusa Tenggara Timur, Polda Sulawesi Utara, Polda Maluku dan Polda Papua.

    Menurut Dedi, 13 daerah tersebut menjadi prioritas karena jumlah umat Kristiani dan jumlah gereja cukup banyak sehingga membutuhkan kekuatan personel keamanan yang tak sedikit.

    Baca: Jaksa: Sisca Dewi Sempat Akan Laporkan Irjen Bambang ke Kapolri

    Polisi juga menganalisa arus lalu lintas mudik saat perayaan Natal dan Tahun Baru. "Nah itu kami antisipasi jalur mudik Jakarta sampai ke arah Jatim. Demikian juga Jakarta ke arah Sumatera," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.