Gerindra Sebut Spanduk #JKWBersamaPKI Justru Rugikan Prabowo

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pagar rumah yang sebelumnya digunakan untuk memasang spanduk propaganda di Jalan Al Habsyi RT6 RW7 Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. TEMPO/Imam Hamdi

    Pagar rumah yang sebelumnya digunakan untuk memasang spanduk propaganda di Jalan Al Habsyi RT6 RW7 Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. TEMPO/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif memberi tanggapan atas pemasangan spanduk provokatif di Jalan Al Habsyi Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. "Ada pihak ketiga yang mau mengganggu keamanan," kata Syarif, Rabu, 5 November 2018.

    Baca juga: Bawaslu Sebut Spanduk #JKWBersamaPKI Masuk Kategori Pidana Pemilu

    Syarif tidak menyebutkan dengan jelas siapa yang dimaksud dengan pihak ketiga. Dia hanya mengatakan, pemasang spanduk sengaja ingin mengadu domba kubu Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Untuk itu, ia meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menangkap orang yang pemasang spanduk tersebut.

    Spanduk provokatif itu telah dicopot oleh Banwaslu Selasa lalu. Ada pun isi spanduk itu adalah #PKIBerkedokPancasila #JKWBersamaPKI #JKWHoaxNasional #JKWGunderuwoNasional #JKWSontoloyoNasional 2019 Tenggelamkan PKI. Sedangkan pada bagian bawah spanduk terdapat tulisan Prabowo - Sandi for Presiden Indonesia Kuat. Selain itu, pada sisi kiri spanduk terpampang foto Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

    Syarif menegaskan, kader Gerindra beserta tim kampanye pemilu tidak mungkin memasang spanduk semacam itu. "Orang gila yang mau buat provokasi tapi memunculkan wajahnya," katanya. "Kalau mau begitu tidak perlu pakai wajah Pak Prabowo."

    Baca : Ada Spanduk #JKWBersamaPKI di Tanah Abang, Polisi Turun Tangan

    Menurut Syarif, pemasangan spanduk tersebut justru merugikan pasangan Prabowo-Sandiaga. "Kami yakin ada orang ketiga yang mau memanfaatkan situasi saat ini untuk merusak keamanan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.