Minggu, 16 Desember 2018

Blangko Diperjualbelikan, Ini Kata Pemalsu E-KTP di Jalan Pramuka

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • E-KTP invalid yang tercecer di Jalan Raya Kemang, Semplak, Bogor, Jawa Barat yang diselidiki Polres setempat, 1 Juni 2018. Ratusan ribu E-KTP mengalami kerusakan, diantaranya salah dalam menginput data tanggal lahir, tinta tumpang tindih, chip tidak terbaca. Polisi telah menghentikan penyelidikan karena tak ditemukan dugaan pidana. Foto/Bagja Hidayat

    E-KTP invalid yang tercecer di Jalan Raya Kemang, Semplak, Bogor, Jawa Barat yang diselidiki Polres setempat, 1 Juni 2018. Ratusan ribu E-KTP mengalami kerusakan, diantaranya salah dalam menginput data tanggal lahir, tinta tumpang tindih, chip tidak terbaca. Polisi telah menghentikan penyelidikan karena tak ditemukan dugaan pidana. Foto/Bagja Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau E-KTP palsu masih mudah ditemui di area pertokoan jasa pengetikan di Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur. Penyedia jasa menanamkan sistem kepercayaan untuk memalsukan dokumen negara itu kepada pelanggannya.

    "Yang penting sama-sama percaya," kata salah satu penjaga toko yang menyediakan jasa pemalsuan dokumen E-KTP di pertokoan yang berada tepat di perempatan Matraman itu saat ditemui, Kamis, 6 Desember 2018.

    Baca : Blangko Bebas Beredar, E-KTP Palsu di Jalan Pramuka 30 Menit Jadi

    Pria berusia 30-an tahun itu memahami bahwa perbuatannya melanggar hukum. Bahkan, ia pun memberi tahu risiko jika pelanggan ketahuan menggunakan e-KTP palsu juga berisiko berhadapan dengan hukum.

    Ia mengatakan bisa dijerat dengan pasal pemalsuan, sedangkan pelanggan yang membuat e-KTP palsu untuk kepentingannya kepada orang lain dikenakan pasal penipuan.

    "Kalau ragu jangan. Kalau yakin bisa saya buatkan," ucap pria itu dengan nada santai. "Sebab kalau ketahuan bisa di pesantren (dihukum penjara) tiga tahun."

    Simak pula :
    Polisi Segera Limpahkan Berkas Ratna Sarumpaet Usai Periksa Rocky Gerung

    Pria berinisial M ini mengatakan hampir saban hari menerima orderan pelanggan untuk memalsukan dokumen, termasuk E-KTP. Ia mengatakan bisa memalsukan semua dokumen termasuk ijazah. "Semuanya bisa kalau mau."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".