Kota Bekasi Antusias Rencana Ridwan Kamil Sulap Sungai Kalimalang

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Kalimalang (atas) dan hasil desain Kalimalang Ridwan Kamil (bawah) yang diunggah di akun Instagram-nya, @ridwankamil. Revitalisasi Kalimalang ini akan menyediakan fasilitas publik ramah anak. Selain itu, ada ruang seni dan wisata sungai. Foto/instagram/ridwankamil

    Foto Kalimalang (atas) dan hasil desain Kalimalang Ridwan Kamil (bawah) yang diunggah di akun Instagram-nya, @ridwankamil. Revitalisasi Kalimalang ini akan menyediakan fasilitas publik ramah anak. Selain itu, ada ruang seni dan wisata sungai. Foto/instagram/ridwankamil

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah merilis desain baru revitalisasi Kalimalang untuk obyek wisata. Rencananya, proyek tersebut mulai dikerjakan pada awal tahun 2019 mendatang dengan anggaran hingga Rp 50 miliar.

    "Ada empat zona (yang akan direvitalisasi)," kata Ridwan Kamil di Bekasi dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu. Empat zona tersebut antara lain di Jalan KH. Noer Ali, dan Jalan Chairil Anwar sekitar Kampus Universitas Islam '45 Bekasi.

    Baca : Desain Kalimalang Ridwan Kamil, Netizen Sentil Anies Baswedan

    Menurut Kang Emil, dana sebesar itu diprioritaskan untuk zona 1 yang berada di sisi kanan pusat perbelanjaan Mega Bekasi Hypermal di Jalan Ahmad Yani yang bersinggungan dengan Jalan M. Hasibuan. Lokasi ini pula yang menjadi rekomendasi dari pemerintah Kota Bekasi untuk diprioritaskan.

    Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, adanya rencana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk merevitalisasi Kali Malang, akan menambah tempat wisata baru di daerah timur DKI Jakarta tersebut.

    Simak juga :
    APBD Kota Bekasi 2019 Rp 6,6 Triliun dan Defisit Lagi

    "Kawasan Kalimalang nantinya menjadi spot rekreasi kelas dunia," kata Tri Adhianto.

    Sejumlah tempat wisata baru yang sedang dikembangkan oleh pemerintah daerah antara lain, Hutan Bambu di bantaran Kali Bekasi wilayah Bekasi Selatan, dan Taman Suplesi di Jalan Kemakmuran. "Kami terus berupaya menghadirkan tempat rekreasi murah dan indah," kata Tri Adhianto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menolak Lupa, 11 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tak mengalami kemajuan.