Sabtu, 15 Desember 2018

Pencurian di Depok, Polisi Tangkap Komplotan yang 50 Kali Beraksi

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Jaguar Polresta Depok saat berpatorli di sekitar wilayah Depok dan sekitarnya, 4 Juni 2017. TEMPO/Subekti

    Tim Jaguar Polresta Depok saat berpatorli di sekitar wilayah Depok dan sekitarnya, 4 Juni 2017. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Depok - Juru bicara Polresta Depok, Ajun Komisaris Firdaus mengklaim telah rutin melakukan patroli di seluruh wilayah Depok. Untuk wilayah yang terjadi banyak kasus pencurian seperti di Perumahan Depok Maharaja akan menjadi antensi khusus. 

    “Jadi nanti ada patroli yang ditingkatkan lebih atau intens di wilayah itu,” ujar Firdaus kepada Tempo pada Jumat 7 Desember 2018.

    Baca juga: Pencurian Marak di Depok Maharaja, Polisi Diminta Rajin Patroli

    Firdaus menjelaskan terkait penyelidikan kasus pencurian, pihaknya telah menangkap satu orang yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yang merupakan spesialias pencurian di Kecamatan Pancoran Mas.

    Hasil pengembangan kemudian ditangkap lagi satu orang yang merupakan spesialis pencurian rumah kosong dan kendaraan bermotor. 

    Pelaku telah melakukan 50 kali pencurian baik itu motor maupun sepeda di tiga kecamatan yaitu Pancoran Mas, Cimanggis dan Sukma Jaya.

    Menurut Firdaus, dari pelaku yang telah ditangkap ini akan ditelusuri terkait kelompok mereka dengan kejadian di Depok Maharaja serta lokasi lain.

    “Jadi akan diselidiki kasus-kasus berdasarkan keterangan anggota kelompok yang sudah ditangkap,” katanya. 

    Sebelumnya, pencurian terjadi kembali di kompleks Perumahan Depok Maharaja, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Di perumahan ini terdapat lima rukun warga (RW) dengan penghuni sekitar 1500 kepala keluarga.

    Dalam dua pekan ini saja sudah ada dua kali kasus warga kehilangan barang,” kata Ketua RW 12, Depok Maharaja, Agus Adianto pada Jumat 7 Desember 2018.

    Pada Kamis sore, warga RT 002 (Blok O) kehilangan dua laptop dan satu telepon genggam setelah pencuri menghipnotis pembantu rumah tangga.

    Dua pekan sebelumnya, warga RT 005 (Blok P) kehilangan sepeda motor Yamaha Nmax pada dinihari.

    Kejadian hipnotis, kata Agus terjadi Kamis sekitar pukul 15.30. Pelaku bertamu ke rumah korban kemudian menghipnotis pembantunya.

    Sejak empat tahun terakhir, sudah ada lima sepeda motor warga RW 12 yang dicuri. Belum lagi belasan sepeda dan barang berharga lainnya.

    Sampai saat ini, kata Agus, belum jelas bagaimana hasil penyidikan polisi terhadap kasus-kasus kriminalitas di perumahan Depok Maharaja.  “Warga makin tidak nyaman dan khawatir,” katanya.

    Simak juga: Pencuri Sepeda Motor Ditangkap di Depok, Ternyata Perempuan Muda

    Agus menjelaskan di setiap RW, telah ada petugas satuan pengamanan (satpam). Mereka menjaga pintu keluar masuk kompleks selama dua puluh empat jam.

    “Kami  berharap petugas Polsek Pancoran Mas lebih aktif melakukan patroli ke perumahan-perumahan untuk mencegah pencurian dan tindak kriminalitas lainnya,” kata Agus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.