Setelah Bareskrim, Giliran Polda Metro Periksa Bahar bin Smith

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bahar bin Smith datang memenuhi panggilan pemeriksaan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. Bahar bin Smith diperiksa sebagai saksi terlapor terkait kasus video ceramah yang diduga menghina Presiden Jokowi dan viral di media sosial. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Bahar bin Smith datang memenuhi panggilan pemeriksaan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. Bahar bin Smith diperiksa sebagai saksi terlapor terkait kasus video ceramah yang diduga menghina Presiden Jokowi dan viral di media sosial. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta – Polda Metro Jaya bakal memeriksa dai Bahar bin Smith atas dugaan penghinaan kepada kepala negara. Saat ini penyidik masih memeriksa beberapa saksi sebelum memanggil Bahar untuk diperiksa. "Setelah memeriksa beberapa saksi lagi, nanti penyidik menjadwalkan pemanggilan Bahar," kata juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Planet Futsal, Jakarta Selatan, Sabtu, 8 Desember 2018.

    Baca:
    Ini Alasan Dai Bahar bin Smith Sebut Jokowi Banci

    Kamis kemarin, Bahar menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri. Penyidik sudah menetapkan pria 33 tahun itu sebagai tersangka. Sedangkan, untuk proses penyidikan di Polda Metro, kata Argo, Bahar belum menjadi tersangka.

    Menurut Argo, penyidik Polda Metro telah memeriksa lima orang saksi. Penyidik berencana melacak pengunggah video yang menampilkan Bahar saat berceramah. "Kami tunggu juga penyidik (untuk menyelidiki penyebar video)," katanya.

    Baca berita sebelumnya:
    Dai Dilaporkan Menghina Jokowi: Lihat Ceramah Sampai Habis!

    Dalam sebuah ceramah, Bahar bin Smith menyamakan Presiden Joko Widodo seperti perempuan. Dia menyebut kata haid dan banci.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.