Minggu, 16 Desember 2018

4 Fakta Seputar Temuan Ribuan e-KTP dalam Karung

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memperlihatkan KTP elektonik (E-KTP) di Mapolres Jember, Jawa Timur, Jumat, 21 November 2018. ANTARA FOTO/Seno

    Petugas memperlihatkan KTP elektonik (E-KTP) di Mapolres Jember, Jawa Timur, Jumat, 21 November 2018. ANTARA FOTO/Seno

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekarung Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) ditemukan tergeletak di sebuah lapangan di Duren Sawit, Sabtu pagi, 8 Desember 2018. Kepolisian Sektor Duren Sawit, yang memperoleh laporan dari warga, langsung menyelidiki keberadaan temuan tersebut di RT 3/RW 11, Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi.

    Baca juga: Kemendagri Bantah Sistem Pengamanan E-KTP Jebol

    Kepala Polsek Duren Sawit Komisaris Parlindungan Sutasuhut mengatakan seluruh KTP masih dalam keadaan utuh. Di dalam kartu identitas itu termuat informasi mengenai masa berlaku kartu. Sutasuhut berujar KTP itu asli. “Dugaan kami, itu e-KTP bekas warga yang mau buat baru," ujarnya saat dihubungi, pada Sabtu, 8 Desember.

    Dari hasil pantauan Tempo di lapangan, terhimpun sejumlah fakta tentang penemuan e-KTP itu. Berikut ini fakta-fakta tersebut.

    Baca juga: Pemalsu E-KTP: Pesanan Sering dari Kalangan Bidang Marketing

    1. Ditemukan Anak-anak yang Sedang Bermain
    Sekarung e-KTP yang tercecer di Duren Sawit itu mulanya ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain-main di lapangan. E-KTP ini ditemukan pada Sabtu siang pukul 13.30 WIB dengan kondisi terbungkus dalam sebuah karung. Di dalam karung itu terdapat 1.706 KTP.

    Sutasuhut, dalam wawancara via telepon dengan wartawan, mengatakan seribuan blangko e-KTP itu tercecer di jalanan saat ditemukan. Anak-anak itu pun sempat memainkannya untuk dilempar-lempar. Adapun polisi mengatakan para bocah penemu e-KTP itu masih di bawah umur.

    2. E-KTP Milik Warga Kelurahan Pondok Kelapa
    Dari hasil penyelidikan polisi, Sutasuhut mengatakan seluruh blangko e-KTP yang ditemukan para bocah di Duren Sawit ini memuat informasi alamat yang seragam. Artinya, seluruh KTP itu dimiliki oleh warga dari satu kelurahan yang sama. “E-KTP itu pemiliknya berdomisili di Kelurahan Pondok Kelapa,” ucapnya.

    3. Cetakan 2011
    Hasil penyelidikan juga memastikan bahwa e-KTP itu merupakan cetakan 2011. Sebagian e-KTP tersebut telah habis masa berlakunya. Sedangkan sebagian lainnya merupakan KTP yang masih aktif. Adapun e-KTP temuan tersebut merupakan kartu-kartu terbitan lama.

    4. Blangko E-KTP Diserahkan ke Polres Jakarta Timur
    Blangko E-KTP yang telah ditemukan oleh penyedik diserahkan ke Kepolisian Reserse Jakarta Timur. Bersamaan dengan pelimpahan blangko itu, polisi memeriksa dua saksi. Di antaranya seorang anak yang menemukan e-KTP dan Ketua RW. Namun, polisi belum memperoleh petunjuk apa pun atas penelusuran yang dilakukan.

    Baca juga: Blangko Diperjualbelikan, e-KTP Palsu Dibandrol Rp 500 Ribu

    Simak kabar terbaru seputar e-KTP dalam karung hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".