Uji Coba Skybridge Tanah Abang, 300 Lapak Digaruk Satpol PP

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pedagang cek kios di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau Skybridge Tanah Abang pada Senin pagi, 10 Desember 2018. Hanya sebagian kecil yang sudah langsung beroperasi. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Sejumlah pedagang cek kios di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau Skybridge Tanah Abang pada Senin pagi, 10 Desember 2018. Hanya sebagian kecil yang sudah langsung beroperasi. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP menggaruk atau mengangkut sekitar 300 kios yang dianggap ilegal di bawah  bangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau skybridge Tanah Abang, Jalan Jatibaru, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin pagi, 10 Desember 2018.

    Baca juga: Kisah Pengunjung yang Bingung Usai BAB di Toilet Pintar Skybridge

    Kepala Satuan Pelaksana Tugas Polisi Pamong Praja Tanah Abang Aris Cahyadi mengatakan pengangkutan tersebut berbarengan dengan diberlakukannya uji coba pengoperasian skybridge Tanah Abang. 

    "Setelah JPM dibuka, tidak boleh lagi ada pedagang di trotoar Jalan Jatibaru atau di kawasan Pasar Tanah Abang," kata Aris kepada Tempo saat ditemui seusai penertiban di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin siang. 

    Aris mengatakan, Satpol PP telah menertibkan sekitar 300 lapak sejak pukul 09.00 WIB. Menurut dia, sebagian besar pedagang yang masih menggelar dagangan sebenarnya telah mengantongi kunci kios di Skybridge Tanah Abang. 

    Adapun kunci kios ini baru diterima pedagang pada Senin pagi melalui keamanan Tanah Abang. Setelah menerima kunci, Aris mengatakan, pedagang harus langsung memboyong barang dagangannya ke kios baru di sky bridge yang terletak di ata Jalan Jatibaru Raya. 

    Menurut rancangan PD Sarana Jaya, skybridge Tanah Abang memiliki 446 kios. Kios-kios itu akan ditempati oleh para pedagang yang semula membuka lapaknya di Jalan Jati Baru Raya. 

    Pedagang yang tidak kebagian kios di jembatan layang penghubung itu sudah direlokasi ke Blok F, Tanah Abang. Maka itu, Aris mengatakan, tak ada alasan lagi bagi pedagang untuk berlama-lama jualan di trotoar. 

    Para pedagang yang kedapatan membandel akan diperkarakan. Rata-rata, gerobak dan barang-barang lain telah disita petugas. Benda milik pedagang itu akan diangkut ke gudang Cakung, Jakarta Timur.

    Sedangkan denda para pelanggar akan ditentukan dalam persidangan. 
    "Ini dilakukan supaya tertib, sebagai intstruksi gubernur," ucap Aris.

    Baca juga: PKL Huni Skybridge Tanah Abang Bayar Sewa Rp 500 Ribu

    Skybridge atau jembatan multiguna Tanah Abang ini mulai diuji coba untuk pejalan kaki pada Jumat, 7 Desember 2018. 

    Perusahan Daerah (PD) Pembangunan Sarana Jaya berencana membuka skybridge selama sepekan untuk melihat efektivitas pemakaian lintasan skybridge oleh pejalan kaki. Menurut pantauan Tempo pada hari ketiga uji coba, sejumlah pedagang mulai pindah dari trotoar ke jalur skybridge. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Ini Tanda-Tanda Anda Terjangkit Cacar Monyet

    Cacar monyet atau monkey pox merupakan penyakit yang berasal dari sisi Barat Afrika. Penyakit ini menular melalui monyet, tikus Gambia, dan tupai.