Terduga Pelaku Pengeroyokan TNI Sempat Pulang Sebelum Menghilang

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota polisi melintas di pelataran Polsek Ciracas yang dibakar oleh sejumlah oknum pada dini hari tadi di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Rabu 12 Desember 2018. Kebaran tersebut akibat adanya penyerangan oknum yang hingga kini belum diketahui identitasnya. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Anggota polisi melintas di pelataran Polsek Ciracas yang dibakar oleh sejumlah oknum pada dini hari tadi di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Rabu 12 Desember 2018. Kebaran tersebut akibat adanya penyerangan oknum yang hingga kini belum diketahui identitasnya. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Terduga pelaku pengeroyokan anggota TNI di kompleks pertokoan Arundina, Cibubur, Jakarta Timur, Iwan Hutapea, masih buron hingga Rabu malam, 12 Desember 2018. Bukan cuma polisi yang mencarinya, tapi juga seluruh anggota keluarga.

    Baca:
    Pembakaran Polsek Ciracas, Polisi Buru Tiga Pelaku Pengeroyokan TNI

    Oloan Hutapea, 63 tahun, mengatakan bahwa anak bungsunya itu sempat pulang ke rumah di Jalan Haji Bain, Cibubur, Jakarta Timur, usai peristiwa pengeroyokan itu, Senin sore 10 Desember 2018. "Dia datang sambil marah-marah," ujar Oloan saat ditemui di rumahnya itu, Rabu petang.

    Kala itu, ibu Iwan balik mengomel lantaran anaknya mengeroyok aparatur. Keluarga mengetahui peristiwa itu dari kakak Iwan. "Dia marah dan bertanya kepada kakaknya kenapa harus cerita dengan ibu kalau bertengkar dengan orang depan (parkiran Arundina)," ucap Oloan.

    Baca juga: 
    Pembakaran Polsek Ciracas, Polisi Tangkap Pengeroyok TNI AL

    Namun Iwan tak lama di rumah. Setelah 30 menit, ia lantas pergi. Oloan mengira Iwan akan pulang ke rumah kontrakan yang tak ia sebutkan alamatnya. Ternyata, Iwan tidak ada di sana.

    Oloan dan anggota keluarganya kini sedang mencari Iwan. Ia tahu anaknya itu menjadi buron kepolisian. Dia mengaku kooperatif. Oloan dan keluarga mengaku bakal mencari Iwan dan menyerahkannya ke pihak berwenang. "Sekarang sedang dicari oleh mamaknya, tulangnya, dan mamboru," ucapnya.

    Rumah orang tua terduga pelaku pengeroyokan anggota TNI yang dirusak massa tak dikenal pada Selasa malam, 11 Desember 2018. Rumah tersebut berlokasi di Jalan Haji Bain RT 05 RW 06 No.28, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Baca:
    Polisi: Tentara dan Penjaga Parkir Berdamai Sebelum Amuk Massa

    Seperti diketahui, pengeroyokan yang dilakukan Iwan dan beberapa kawannya sesama penjaga parkir liar telah berujung amuk massa diduga anggota TNI gabungan. Massa itu merusak dan membakar Polsek Ciracas yang menangani kasus pengeroyokan itu pada Rabu dini hari.

    Beberapa jam sebelum pembakaran itu, massa yang sama diduga yang merusak rumah Oloan. Massa terdiri dari puluhan orang datang, merusak, lalu pergi dengan cepat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.