Cerita Ketua RW Soal Massa Tanya Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah orang tua terduga pelaku pengeroyokan anggota TNI yang dirusak massa tak dikenal pada Selasa malam, 11 Desember 2018. Rumah tersebut berlokasi di Jalan Haji Bain RT 05 RW 06 No.28, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Rumah orang tua terduga pelaku pengeroyokan anggota TNI yang dirusak massa tak dikenal pada Selasa malam, 11 Desember 2018. Rumah tersebut berlokasi di Jalan Haji Bain RT 05 RW 06 No.28, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta -Rumah orang tua Iwan Hutapea, pelaku pengeroyokan anggota TNI, sempat dirusak massa tak dikenal pada Selasa petang, 11 Desember 2018.

    Ketua RW 06 Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Judisner Sihotang, mengatakan massa sempat menggeruduk kediamannya sebelum merangsek ke rumah Iwan, terduga pelaku pengeroyokan.

    Baca : Pengeroyokan Anggota TNI di Ciracas, Ketua RW: Iwan Tengah Teler

    “Mereka menanyakan anggota keormasan Iwan,” ujar Judisner saat ditemui di rumahnya pada Kamis, 13 Desember 2018. Mula-mula, massa sempat menanyakan apakah Iwan tergabung dalam ormas Ikatan Pemuda Karya atau IPK.

    Namun, Judisner menampik. Menurut dia, tak ada satu pun warganya yang tergabung dalam kelompok itu.

    Selanjutnya, massa menyebut nama Pemuda Pancasila. Kepada massa, Judisner membenarkan bahwa Iwan memang anggota salah satu organisasi tersebut. Namun, kata dia, keanggotaan Iwan tergolong baru.

    Judisner menduga status Iwan sebagai anggota Pemuda Pancasila menjadi salah satu alasan massa mengamuk. Musababnya, rumah pelaku lain, seperti Agus Pryantara, Depi, dan Harianto Panjaitan alias Etek, tak dicari massa saat itu.

    Judisner juga memastikan rumah pelaku lain aman dari perusakan. Misalnya, rumah Agus, yang hanya berjarak lebih-kurang 300 meter dari rumah Iwan, tidak menjadi sasaran pembobolan.

    Simak pula :
    Banjir Kiriman Rendam Perumahan dan Kampung di Bekasi

    “Massa datang itu pertama kali langsung menyebut Iwan,” ucapnya. Sebelum massa menggeruduk rumah orang tua Iwan, Judisner memperoleh informasi dari pihak keamanan bahwa markas Pemuda Pancasila yang berlokasi di Jalan Raya Hankam, Cipayung, Jakarta Timur, dirusak sekelompok orang tak dikenal. Penyerangan itu diinformasikan terjadi petang hari.

    Tak berselang lama, tragedi perusakan rumah orang tua Iwan, pelaku pengeroyokan anggota TNI, terjadi. Akibat perusakan tersebut, rumah orang tua Iwan, Oloan Hutapea, berantakan. Massa membobol pintu kayu dan warung bagian depan rumah Oloan secara paksa. Sejumlah barang elektronik seperti televisi, kulkas, AC, dan kipas angin rusak. Kaca-kaca di dalam rumah itu juga pecah berkeping-keping.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.