Sekretariat Pemuda Pancasila Diamuk Massa Sebelum Pembakaran Polsek Ciracas

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretariat Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang Jakarta Timur dirusak massa tak dikenal pada Selasa malam, 11 Desember 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Sekretariat Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang Jakarta Timur dirusak massa tak dikenal pada Selasa malam, 11 Desember 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekelompok massa tak dikenal merusak Sekretariat Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang Jakarta Timur pada Selasa petang, 11 Desember 2018. Perusakan sekretariat Pemuda Pancasila itu terjadi beberapa jam sebelum pembakaran Polsek Ciracas.

    Baca: Kabar Bentrokan Pemuda Pancasila vs Gibas di Bekasi, Polisi: Hoax 

    Massa yang ditaksir berjumlah 200 orang menggerebek kantor organisasi massa itu sekitar pukul 21.30 WIB.

    "Mereka datang dengan motor, kebanyakan bermerek RX King," kata Pengurus Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (PP) Jaktim, Kiboy, 42 tahun, di Sekretariat PP, Jalan Raya Mabes Hamkam, Jakarta Timur, Sabtu, 15 Desember.

    Perusakan ini disinyalir berhubungan dengan pembakaran kantor Polsek Ciracas. Pembakaran itu diduga dilakukan oleh kelompok anggota TNI.

    Diduga, massa tak puas dengan sikap polisi menangani juru parkir yang terlibat pengeroyokan dua anggota TNI di kompleks pertokoan Arundina, Cibubur, Jakarta Timur. Jukir pengeroyok tersebut menurut warga sekitar dinaungi oleh organisasi massa Pemuda Pancasila. 

    Sekretariat Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang Jakarta Timur dirusak massa tak dikenal pada Selasa malam, 11 Desember 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Akibat perusakan itu, Sekretariat Pemuda Pancasila di Jakarta Timur mengalami kerusakan di hampir seluruh bagian bangunan. Kaca-kaca bangunan dua ruangan ini pecah. Massa juga merusak mobil komando PP.

    Menurut Kiboy, massa menyasar bagian-bagian bangunan dan benda-benda yang dicat dengan warna loreng, khas identitas Pemuda Pancasila. Adapun ciri-ciri massa yang menggerebek kala itu, kata Kiboy, umumnya berambut cepak dan berbadan kekar.

    "Mereka juga merusak 10 motor di sini dan mengambil satu ponsel milik teman kami yang juga pengurus PP," ucap Kiboy.

    Pada saat perusakan terjadi, Kiboy tengah bersama dengan dua anggota PP. Mereka adalah Dewi (40 tahun) dan Ardiansyah (30 tahun).

    Baca: Ibu Tersangka Pengeroyokan TNI Memohon: Jangan Hancurkan Badannya

    Massa merusak kantor sekretariat Pemuda Pancasila dengan helm dan benda-benda tumpul. Perusakan terjadi selama 10 menit. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.