Klaim Sukses di DKI, Sandiaga Siapkan Gerak OK OCE Indonesia

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyampaikan key speech saat menghadiri launching market place belanjaukm.com oleh OK OCE Melawai di Mall Ancol Beach City, Jakarta, Selasa, 11 September 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyampaikan key speech saat menghadiri launching market place belanjaukm.com oleh OK OCE Melawai di Mall Ancol Beach City, Jakarta, Selasa, 11 September 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Ekonomi Kerakyatan One Kabupaten Kota One Center for Entrepreneurship atau Gerak OK OCE Indonesia akan dideklarasikan di 514 Kabupaten dan kota di Indonesia. Gerakan yang diadopsi dari program Sandiaga Uno saat menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta ini diungkap dalam keterangan tertulis yang dibagikan, Senin 17 Desember 2018.

    Baca:
    Anies Baswedan Hapus OK Otrip, Pengamat: OK OCE Juga Bisa  

    Ketua Umum Gerak OK OCE Indonesia Faransyah Agung Jaya mengatakan OK OCE di Jakarta sudah berjalan bergandengan dengan Pemprov DKI Jakarta dengan payung hukum Peraturan Gubernur. Dia mengklaim, OKE OCE telah menciptakan lebih dari 32 ribu wirausahawan baru berdasarkan Izin Usaha Mikro Kecil yang dikeluarkan oleh Dinas PTSP DKI Jakarta.

    Menurut Faransyah, dengan diterbitkannya Pergub 102 tahun 2018 itu, sebagian besar perannya mengembangkan Gerakan Kewirausahaan di DKI Jakarta sudah selesai. Program OK OCE akan dilanjutkan oleh satuan kerja di Pemerintahan DKI.

    Mereka yang disebutnya berperan lebih lanjut menciptakan 200 ribu wirausahawan baru selama lima tahun, "Yang diharapkan akan turut berperan dalam pertumbuhan ekonomi di Jakarta."

    Baca juga:
    Dana Hibah untuk Bekasi Diduga Digunakan Program OK OCE 

    Kesuksesan OK OCE di DKI itulah yang kemudian dilanjutkan Sandiaga ke tingkat nasional dalam masa kampanye Pilpres ini.  Sandiaga adalah cawapres dari capres nomor urut dua, Prabowo Subianto. 

    Faransyah menerangkan, Gerak OK OCE Indonesia menggunakan badan hukum Yayasan Jaringan Wirausaha Sosial OK OCE Indonesia Raya. Lembaga ini berkolaborasi dengan Coach Faran Academy (CFA) dan Asosiasi Trainer Mentor dan Coach Wirausaha (ARMOR INDONESIA).

    "Mereka akan akan menerapkan metode inkubasi dan akselerasi dengan nama Wiranesia Inkubator dengan target dua juta anggota di Indonesia," katanya.

    Baca juga:
    DKI Terbitkan Pergub OK OCE, Ini Isinya

    Berdasarkan data di situs resmi Gerak OK OCE https://okoce.me, saat ini gerakan itu memiliki lebih dari 60 ribu anggota. Sebanyak 48 ribu di anatranya berasal dari DKI Jakarta dan 12 ribu dari luar DKI Jakarta tersebar di 34 Provinsi dan 450 Kabupaten dan Kota.

    Sandiaga Uno menjelaskan Gerak OK OCE Indonesia akan menjalin sinergitas dengan para koordinator di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Mereka didorong menyebarkan konsep dan pelaksanaan ekonomi kerakyatan.

    MIS FRANSISKA DEWI | ZW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.