Anies Baswedan Hantamkan Palu Godam ke Tubuh Pesilat di Monas

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berpartisipasi dalam atraksi memecahkan beton dan mematahkan besi di peringatan Hari Bela Negara di Monas, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Desember 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berpartisipasi dalam atraksi memecahkan beton dan mematahkan besi di peringatan Hari Bela Negara di Monas, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Desember 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat upacara peringatan Hari Bela Negara ke-70 di Monas, Jakarta Pusat, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpartisipasi dalam atraksi memecahkan beton dan mematahkan besi. Dalam atraksi itu, Anies menghantamkan palu godam serta besi ke tubuh pesilat Merpati Putih yang mengadakan atraksi itu.

    Baca juga: DKI Perpanjang Penghapusan Sanksi Pajak Sampai 31 Desember

    "Ayo, Pak, dipukul sekuat tenaga," ujar pesilat yang badannya dipukul oleh Anies menggunakan besi merek Dragon di Monas, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Desember 2018. 

    Sambil menahan napas, Anies tak ragu menghantamkan besi sepanjang 60 senti meter itu ke tangan kanan pesilat. Saat besi patah, Anies terlihat takjub menyaksikan pesilat tak kesakitan. 

    Tak hanya itu, Anies Baswedan juga diminta untuk menghantamkan palu godam ke beton yang diletakkan di badan dan kepala pesilat. Tak seperti sebelumnya, kali ini Anies ragu-ragu memukul palu. 

     "Ayok, Pak, jangan ragu-ragu," ucap seorang pesilat yang mendampingi Anies. Usai debriefing barang satu menit, Anies mengayunkan palu, dan sukses memecahkan beton. Ia lalu tersenyum usai memecahkan empat beton di tubuh pesilat. 

    Baca juga: Caleg PAN Mandala Shoji Terancam Dibui, Partai Turun Tangan

    Setelah melakukan banyak atraksi itu, Anies lalu berfoto bersama pesilat Merpati Putih yang sebelumnya ia pukul dengan besi dan palu godam.

    Menurut Anies, atraksi itu merupakan cara seni yang berpotensi membawa Indonesia ke kancah dunia. "Ini juga mengingatkan kita, bahwa membela negara bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi setiap warga negara," kata Anies Baswedan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.