Anies Baswedan Lakukan Groundbreaking ITF Sunter Pagi Ini

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memasang spanduk Groundbreaking Ceremony Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter di Jakarta Utara,  Kamis, 20 Desember 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Petugas memasang spanduk Groundbreaking Ceremony Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter di Jakarta Utara, Kamis, 20 Desember 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Peletakan batu pertama pembangunan fasilitas pengolahan sampah intermediate treatment facility atau ITF Sunter, Jakarta Utara akan dilaksanakan hari ini. 

    Baca: Anies: Pengelolaan Sampah Lewat ITF Bisa Ancam Lingkungan, tapi..

    "Gubernur Anies Baswedan akan melakukan groundbreaking ITF Sunter pukul 08.00," demikian bunyi jadwal Anies pada Kamis, 20 Desember 2018. 

    Anies pernah mengatakan akan segera membangun fasilitas pengelolaan sampah modern di Jakarta. Selain agar Jakarta memiliki fasilitas pengelolaan sampah mandiri, ITF Sunter juga dibuat untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang hanya visa dipakai sampai 2021.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan ITF Sunter nantinya hanya mampu mengelola sampah sebanyak 2.200 ton. Pembangunan ITF itu dijadwalkan rampung dalam tiga tahun ke depan. 

    Isnawa juga mengatakan pihaknya tengah dikejar waktu dalam pembangunan ITF untuk pengelolaan sampah di Jakarta.

    Baca: Kata Jakpro Soal Dimulainya Proyek Pengelolaan Sampah ITF Sunter

    Oleh sebab itu, dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Isnawa ngotot kepada anggota Dewan untuk memasukkan dana pembebasan lahan ITF di APBD DKI 2019. "Jadi di 2019 pertengahan atau akhir, bisa groundbreaking ITF lagi 3 atau 4," ujar Isnawa. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.