KCI Tes Urine Masinis yang Kemudikan Kereta Saat Malam Tahun Baru

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KRL berhenti di Stasiun Cawang saat uji coba operasi, Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2018. Stasiun Cakung ini telah tersedia dua peron yang melayani 4 jalur kereta ke arah Bekasi dan Jatinegara. TEMPO/Muhammad Hidayat

    KRL berhenti di Stasiun Cawang saat uji coba operasi, Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2018. Stasiun Cakung ini telah tersedia dua peron yang melayani 4 jalur kereta ke arah Bekasi dan Jatinegara. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI akan melakukan tes urine terhadap seluruh masinis yang melayani perjalanan kereta saat perayaan malam tahun baru.

    Baca juga: Malam Tahun Baru, Penumpang KRL Dilarang Lakukan Dua Hal Ini

    Direktur Operasional dan Pemasaran PT KCI Subagir mengatakan tes urine untuk memastikan apakah masinis mengkonsumsi narkoba atau tidak. Ini untuk keamanan dan kenyamanan perjalanan penumpang.

    "Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Sebelum berangkat, mereka (masinis) bakal diperiksa," kata Subagir di Cikini, Jakarta Pusat, 20 Desember 2018.

    Tes urine, kata dia, merupakan pertimbangan internal jajarannya untuk memastikan para masinis bebas dari penyalahgunaan narkoba. "Langkah ini sudah kami pertimbangkan untuk memberikan layanan terbaik."

    KCI, ujar Subagir, akan menambah 23 perjalanan kereta saat malam perayaan tahun baru. Kereta tambahan bakal beroperasi pukul 23.00-02.00 di kawasan Jakarta dan sekitarnya.

    Baca juga: Malam Tahun Baru, KRL Siap Beroperasi Sampai Jam 2 Dini Hari

    Menutur Subagir, jalur terpadat diperkirakan terjadi di lintas Bogor-Jakarta. Untuk itu, dari 23 perjalanan tambahan, sembilan di antaranya merupakan perjalanan untuk lintas Bogor.

    "Lintas Bogor mendapatkan operasi terbanyak kereta tambahan berdasarkan evaluasi selama dua tahun," ujarnya. "Lintas Bogor rute terpadat." Untuk itu, tes urine pun akan diintensifkan oleh KCI di jalur itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.