Selasa, 17 September 2019

Dana Melawat ke Cile, Ratna Sarumpaet Cuma Kembalikan Rp 10 Juta

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Ratna Sarumpaet saat tiba di Polda Metro Jaya Jakarta, Kamis malam, 4 Oktober 2018. Ratna ditangkap sebelum terbang ke Cile untuk menghadiri konferensi The 11th Women Playwrights International 2018. TEMPO/Amston Probel

    Aktivis Ratna Sarumpaet saat tiba di Polda Metro Jaya Jakarta, Kamis malam, 4 Oktober 2018. Ratna ditangkap sebelum terbang ke Cile untuk menghadiri konferensi The 11th Women Playwrights International 2018. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta -Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro mengatakan, Ratna Sarumpaet telah mengembalikan uang pemerintah daerah. Jumlah dana yang ditransfer ke Biro Administrasi Sekretariat Daerah (ASD) DKI senilai Rp 10 juta.

    "Sudah dikembalikan. Dia hanya mengembalikan uang saku," kata Asiantoro di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Desember 2018.

    Baca : Polisi: Penyempurnaan Berkas Ratna Sarumpaet Sudah Tahap Terakhir

    Asiantoro menuturkan, Ratna seharusnya mengembalikan uang akomodasi Rp 19 juta. Namun, dia terlanjut membelanjakan Rp 9 juta untuk biaya menginap di Santiago, Cile, Amerika Selatan. Ratna, seingat Asiantoro, mengembalikan dana itu bulan lalu.

    Sebelumnya, Pemerintah DKI mencairkan dana perjalanan dinas untuk Ratna sebesar Rp 70 juta. Dana itu untuk membiayai tiket dan uang saku Ratna yang akan menghadiri Women Playwrights International Conference 2018 di Santiago, Cile pada 7-12 Oktober 2018.

    Ratna dijadwalkan tampil dalam pembukaan acara itu pada 7 Oktober 2018. Namun, sebelum berangkat ke Cile dia dicegah polisi di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta pada Kamis malam, 4 Oktober.

    Malam itu, Ratna dijadwalkan berangkat ke Santiago, Cile seorang diri dengan maskapai penerbangan Turkish Airlines pukul 21.00 WIB.

    Simak pula :
    Pengacara Pertanyakan Nasib Ratna Sarumpaet

    Kepala Unit Kejahatan dan Kekerasan Kepolisian Daerah Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Jerry Siagian menjelaskan, polisi menetapkan Ratna tersangka setelah mengetahui aktivis itu akan berangkat ke luar negeri.

    Sebab, Ratna Sarumpaet mangkir pemeriksaan sebagai saksi pada Senin, 1 Oktober 2018. Dia tak memberikan keterangan kepada penyidik soal rencananya pergi ke Cile. "Makanya kita lakukan penangkapan malam ini karena panggilan kita tidak diindahkan," ujar Jerry.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.