Kasus Sisca Icun Sulastri dan Hidayat, Ini Cerita Pria Lainnya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pekerja Seks Komersial (PSK). edu.qq.com

    Ilustrasi Pekerja Seks Komersial (PSK). edu.qq.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembunuhan Sisca Icun Sulastri kembali mengungkap jasa kencan dan bisnis transaksi seks via aplikasi media sosial. Jasa dan bisnis ini pernah mencuat saat ramai pemberitaan tentang razia di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.

    Baca:
    Sebelum Bertemu, Sisca Icun Sulastri dan Hidayat Telah Video Call

    Dalam kasus Sisca Icun Sulastri, penyedia jasa adalah Hidayat, 22 tahuh, tersangka pelaku pembunuhan. Berdasarkan keterangan polisi, Hidayat mengiklankan diri dan memasang tarif di aplikasi MiChat. Sisca pertama kali bertemu Hidayat di aplikasi itu lalu setuju membayar tarif tersebut.

    Penelusuran Tempo mendapati MiChat acap digunakan untuk mengobrol virtual dengan topik perbincangan dewasa. Seorang pengguna aplikasi itu, R, laki-laki 19 tahun, asal Jakarta, mengatakan aplikasi itu sudah lazim digunakan untuk mencari teman kencan virtual.

    "Ini memang untuk percakapan yang kadang-kadang 'nakal'," kata R dalam pesan pendek, Sabtu 22 Desember 2018.

    Baca:
    Sisca Icun Sulastri Tewas Dibunuh Teman Kencan, Ini Kronologisnya

    R mengaku telah menggunakan MiChat sejak Agustus lalu. Ia rupanya sama seperti Hidayat dalam memanfaatkan aplikasi itu. R bercerita kerap janjian untuk bertemu dengan kawan kencannya lewat aplikasi itu. Namun, hanya sekali ia mengaku benar-benar memenuhi janji kencannya dengan bertemu langsung.

    R berkisah, kala itu ia memenuhi undangan seorang perempuan berusia 34 tahun di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. Setelah berkencan, ia mengaku dibayar Rp 100 ribu. Nilai itu jomplang dengan yang disebut disepakati Sisca untuk jasa Hidayat. "Tapi dia juga yang membayar hotelnya," ucap R.

    Tersangka pembunuh Hidayat (kiri) dan korbannya Sisca Icun Sulastri

    Secara terpisah, Kepala Satpam Apartemen Kebagusan City, Bernard, mengatakan, Sisca icun Sulastri sudah beberapa kali menyewa unit Apartemen Kebagusan City itu secara berkala dalam 2 tahun ini. Dari rekaman CCTV apartemen yang diungkap polisi, Sisca sempat beberapa kali didatangi tamu lelaki berbeda.

    Baca:
    Satpam Sebut Sisca Icun Sulastri Rutin Sewa Apartemen Kebagusan City

    Hidayat, seorang petugas kebersihan apartemen di Pondok Indah, merupakan tamu terakhir perempuan 34 tahun itu sebelum ia ditemukan tewas. Sisca Icun Sulastri ditemukan tewas dalam kondisi telanjang dengan sejumlah luka tusuk dan jeratan. Diduga, pembunuhan karena tarif yang ditolak dibayarkan di muka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.