Tsunami Selat Sunda: 4 Wisatawan Golkar Bekasi Hilang, 57 Selamat

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Basarnas dibantu warga mengevakuasi korban meninggal akibat tsunami di pesisir Cinangka, Serang, Banten, Ahad, 23 Desember 2018. Hingga pukul 10.00 WIB tadi, sebanyak 62 orang tercatat tewas akibat tsunami Selat Sunda pada Sabtu malam, 22 Desember 2018. ANTARA/Basarnas

    Petugas Basarnas dibantu warga mengevakuasi korban meninggal akibat tsunami di pesisir Cinangka, Serang, Banten, Ahad, 23 Desember 2018. Hingga pukul 10.00 WIB tadi, sebanyak 62 orang tercatat tewas akibat tsunami Selat Sunda pada Sabtu malam, 22 Desember 2018. ANTARA/Basarnas

    TEMPO.CO, Bekasi - Sebanyak 61 orang wisatawan bersama pengurus Golkar Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, menjadi korban bencana tsunami Selat Sunda di Pantai Anyer, Banten, pada Sabtu malam, 23 Desember 2018.

    Baca juga: BMKG Jelaskan Fenomema Alam Ganda Pemicu Tsunami di Selat Sunda

    Dari 61 orang korban, empat orang dinyatakan hilang, dan 57 orang selamat. Pengurus RW 09 Kelurahan Pejuang, Yusuf, mengatakan, warganya berwisata ke Pantai Anyer bersama dengan pengurus Partai Golkar di wilayah setempat.

    Mereka bertolak menggunakan bus pada Sabtu pagi dan sampai di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB. Menurut jadwal, mereka berencana menginap di sana. "Acaranya silaturahmi sekaligus family gathering warga bersama dengan pengurus Golkar di tingkat kelurahan," ujar Yusuf pada Ahad, 23 Desember 2018.

    Yusuf mendapat kabar bahwa rombongan warganya terkena musibah pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00. Setelah didata, rupanya ada empat orang di dalam rombongan tersebut belum ditemukan. Petugas di sana, kata dia, tengah mencari keberadaan mereka.

    Baca juga: Tsunami di Pantai Anyer Diduga Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

    "Rombongan selamat sudah kembali ke Bekasi, sedangkan yang belum ditemukan masih dalam pencarian," ujar Yusuf. Adapun empat warganya yang masih hilang akibat tsunami Selat Sunda adalah Masnadi, Sulaiman, Soleh, dan Nurhasan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Terjun Ke Platform Game Dengan Stadia

    Phil Harrison memperkenalkan platform game milik Google yang diberi nama Stadia pada acara Game Developer Conference. Seperti apakah layanan baru itu?