Panitia Natal Bersama DKI Minta Sumbangan Kejutkan Sekda

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berfoto bersama menyambut Natal 2018 di gereja Andreas Kim Taegon, Jakarta Utara, Senin, 24 Desember 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berfoto bersama menyambut Natal 2018 di gereja Andreas Kim Taegon, Jakarta Utara, Senin, 24 Desember 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah tampak terkejut saat mendengar panitia perayaan Natal bersama meminta sumbangan ke perusahaan. Namun, Saefullah mengatakan tak keberatan selama permohonan dana itu dilakukan secara sukarela.

    Baca berita sebelumnya:
    Tak Ada Anggaran untuk Natal Bersama DKI, Panitia Cari Donasi

    "Kalau secara sukarela, saya rasa untuk melakukan kehidupan beragama sah-sah aja," ujar Saefullah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat 28 Desember 2018.

    Meskipun membolehkan, Saefullah mengingatkan kepada panitia untuk tak memasukkan unsur pemaksaan saat meminta sumbangan. "Yang penting, kata kuncinya sukarela," kata dia.

    Penjelasan datang dari Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI, Hendra Hidayat, bahwa dua kali perayaan Natal di era Anies Baswedan memang tak pernah mendapat alokasi anggaran. Hendra mengaku tidak tahu untuk perayaan hari raya bersama lainnya.

    Rencananya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengadakan perayaan Natal bersama di Ecovention Ancol, Jakarta Utara, pada 11 Januari 2019. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengundang masyarakat untuk ikut terlibat dalam perayaan itu saat safari ke gereja-gereja pada malam Natal lalu.

    Baca: 
    Ini Kata Ahok yang Berharap Natal Dirayakan dengan Keceriaan

    Anies ketika itu menyatakan tak tahu pasti anggaran yang disediakan pemda untuk Natal bersama tersebut. Belakangan Bendahara Panitia Natal Bersama Nova Nontje Nur Lahase malah menyebut tidak ada alokasi dari APBD DKI.

    "Tidak ada (anggaran), jadi kami minta sumbangan partisipasi perusahaan," ujar Nova, Jumat 28 Desember 2018. Dia menambahkan perkiraan kebutuhan dana Natal bersama setidaknya Rp 1,48 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.