Dugaan Pemerkosaan, Sekretaris Pejabat BPJS Kirim Surat ke Jokowi

Editor

Suseno

ilustrasi : arizona.edu

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan sekretaris seorang pejabat BPJS Ketenagakerjaan, RA, 27 tahun, mengaku telah diperkosa oleh atasnya. Pemerkosaan itu paling tidak terjadi empat kali sepanjang September 2016 hingga 16 Juli 2018. RA mengungkapkan skandal itu kepada wartawan di kantor Saiful Mujani Research and Consulting, Cikini, Jakarta pada Jumat, 28 Desember 2018.

Baca: Mengaku Diperkosa Pejabat BPJS, Eks Sekretaris Mencoba Bunuh Diri

Menurut RA, atasan yang ia maksud adalah  Syafri Adnan Baharuddin, anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Ia telah melaporkan Syafri ke Dewan Jaminan Sosial Negara (DJSN). Ia berharap DJSN merekomendasikan kepada Presiden Joko Widodo untuk memecat Syafri. "Saya juga sudah mengirim surat kepada Presiden Jokowi," kata RA.

RA menambahkan, dalam surat kepada Jokowi, ia memohon kepada presiden agar segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual. “Supaya tidak ada lagi korban seperti saya,” katanya. "Itu saya tulis di poin kedua, poin pertama agar Syafri dipecat."

RA mengatakan, sebelumnya dia pernah melaporkan kasus ini ke Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, tapi tidak mendapat tanggapan. Dia sempat putus asa dan berniat bunuh diri. Berkat nasihat seorang teman, niat itu tidak jadi dilakukan.

RA memilih membongkar perbuatan bejat mantan atasannya itu. Karenanya, RA mengunggah salinan percakapannya dengan Syafri di aplikasi WhatsApp. Tindakan RA membuat Syafri berang. Syafri mengirimkan dua surat somasi kepada RA, yaitu pada 18 dan 25 Desember 2018. Dalam somasi itu Syafri mendesak RA untuk meminta maaf atas unggahan percakapan tersebut.

RA tidak menanggapi somasi itu. Dia menyerahkan langkah hukum kepada tim pengacara untuk melaporkan dugaan pemerkosaan ini ke polisi.

Ade Armando yang turut mendampingi RA mengatakan, setelah melapor ke DJSN, RA sebenarnya sedang menunggu jawaban dari Presiden Jokowi. "Tiba-tiba muncul dua kali surat somasi," kata Ade.

Seiring dengan datangnya surat somasi itu, kata Ade, beredar pula rumor yang menyerang RA. RA disebut-sebut suka main-main dengan pejabat. “Muncul blaming victim. Jadi RA disebut jahat karena tidak bisa lagi memeras pejabat akhirnya menyebar isu pemerkosaan,” kata dia.

Syafri Adnan Baharuddin tak bersedia memberi tanggapan atas tuduhan pemerkosaan yang dilontarkan mantan sekretaris pribadinya itu. Lewat aplikasi percakapan, hanya menjawab, "Kita tunggu proses hukum saja," kata Syafri.

Baca: Skandal Seks Pejabatnya, Ini Pernyataan BPJS Ketenagakerjaan

Syarif adalah satu dari tujuh anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan saat ini. Ia pernah menjadi Auditor BPK RI untuk APBN (2007-2012), Duta Besar Indonesia untuk WTO (2012-2014), Staf Ahli Kementerian Keuangan (2015-2016), Dosen di FE UI, Dosen di STAN.

MIS FRANSISKA DEWI | SSN






Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 7 Tahun di Karawang, Apa Hukuman Untuk Pelaku?

11 jam lalu

Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 7 Tahun di Karawang, Apa Hukuman Untuk Pelaku?

Tanah air dihebohkan dengan kasus ayah perkosa anak perempuannya selama 7 tahun. Ini hukuman untuk pelaku?


Mason Greenwood Dibebaskan dari Dakwaan di Kasus Pemerkosaan, Bagaimana Nasibnya di Manchester United?

12 jam lalu

Mason Greenwood Dibebaskan dari Dakwaan di Kasus Pemerkosaan, Bagaimana Nasibnya di Manchester United?

Manchester United sebelumnya memutuskan bahwa Mason Greenwood tidak akan beraktivitas di klub sampai pemberitahuan selanjutnya akibat kasusnya itu.


BPJS Ketenagakerjaan Beri Penghargaan untuk Pemkab Muna Barat

1 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Beri Penghargaan untuk Pemkab Muna Barat

Pemkab Muna Barat telah mendaftarkan 2.270 pegawai Non ASN dan 10.424 pekerja rentan.


Kuasa Hukum Putri Candrawathi Anggap Replik Jaksa Menyedihkan dan Nyaris Sia-sia

1 hari lalu

Kuasa Hukum Putri Candrawathi Anggap Replik Jaksa Menyedihkan dan Nyaris Sia-sia

Jaksa menuturkan kuasa hukum Putri Candrawathi seharusnya mempersiapkan bukti-bukti valid tentang pelecehan dan pemerkosaan di awal persidangan.


Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

1 hari lalu

Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Pengadilan Negeri Depok juga mewajibkan Ustaz Ramadhan membayar uang restitusi Rp 30 juta kepada korban. Masih ada tiga tersangka lain.


Cegah Kekerasan Seksual, Satgas PPKS Unair Beri Sosialisasi pada Ratusan Dosen

2 hari lalu

Cegah Kekerasan Seksual, Satgas PPKS Unair Beri Sosialisasi pada Ratusan Dosen

Isu kekerasan seksual di perguruan tinggi menjadi fokus Universitas Airlangga (Unair). Simak cara kampus cegah kekerasan seksual.


Perlunya Peran Orang Tua Memberikan Pendidikan Seksual Dini pada Anak

2 hari lalu

Perlunya Peran Orang Tua Memberikan Pendidikan Seksual Dini pada Anak

Orang tua berperan besar dalam memberikan edukasi terkait pendidikan seksual pada anak sejak usia dini. Ini tujuannya.


Peserta Nonformal Jauh dari Target, BPJS Ketenagakerjaan Depok Dorong CSR Perusahaan

4 hari lalu

Peserta Nonformal Jauh dari Target, BPJS Ketenagakerjaan Depok Dorong CSR Perusahaan

BPJS Ketenagakerjaan Depok juga mengupayakan Perda untuk menanggung pekerja rentan dan nonformal dapat tercover di APBD.


Polisi Tangkap Eks Pacar yang Lemparkan Helm Plus & Melakukan Kekerasan Seksual

4 hari lalu

Polisi Tangkap Eks Pacar yang Lemparkan Helm Plus & Melakukan Kekerasan Seksual

Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang pria, inisial SAM (23) karena diduga melakukan kekerasan seksual terhadap mantan kekasihnya.


Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

4 hari lalu

Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

Jaksa mengatakan kuasa hukum bahkan mendukung ketidakjujuran Putri Candrawathi dan melimpahkan kesalahan kepada Yosua.