Liburan Akhir Tahun, 35 Sopir Bus Jalani Tes Urine di Depok

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa urine sopir bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Jumat, 8 Juni 2018. Selain memeriksa pengemudi, kondisi kelayakan kendaraan juga menjadi perhatian. ANTARA/Galih Pradipta

    Petugas memeriksa urine sopir bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Jumat, 8 Juni 2018. Selain memeriksa pengemudi, kondisi kelayakan kendaraan juga menjadi perhatian. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Depok - Pemerintah Kota Depok memastikan keamanan angkutan bus pada masa liburan akhir tahun dengan mengadakan tes urine kepada para sopir. 

    Baca: Tes Urine di Kafe Jaksel, 122 Pengunjung Negatif Narkoba

    Kepala Bidang Angkutan Umum Dishub Depok Anton Taufani mengatakan tes urine itu dilakukan berdasarkan arahan Menteri Perhubungan Budi Karya untuk menjamin kesiapan angkutan umum.

    “Salah satunya memastikan awak bus sehat dan tidak menggunakan zat-zat yang dikategorikan narkoba," ujar Anton kepada Tempo, Sabtu 29 Desember 2018.

     
    Menurut dia, selain tes urine juga akan dilakukan test kesehatan seperti tekanan darah, kolesterol dan gula darah. Pemeriksaan bekerja sama antara Dinas Perhubungan, Badan Pengelola Transportasi Jaodetabek (BPTJ), Dinas Kesehatan, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok.

    “Total sudah 35 sopir yang menjalani tes urine dan pemeriksaan kesehatan," ucap dia.

     
    Pemeriksaan ini, kata Anton dilaksanakan di dua lokasi. Pada 26 Desember dilaksanakan di Terminal Depok untuk sopir angkutan kota antar provinsi (AKAP) dan angkutan kota dalam provinsi (AKDP). “Di Terminal Depok ada sebanyak 16 orang diambil sampel urine.”
     
    Tes urine juga dilakukan di Terminal Jatijajar. Pemeriksaan dilakukan pada 28 Desember 2018. "Sebanyak 19 sopir bus AKDP dan AKAP yang menjalani tes urine," katanya.
     
    Hasil tes itu masih menunggu pemeriksaan laboratorium yang dilakukan oleh Dinkes. “Akan disampaikan bulan Januari,” ungkap dia.
     
    Kepala BNN Depok Ajun Komisaris Besar Rusli Lubis mengatakan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan bagi sopir yang terindikasi positif narkoba. “Tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan.”

    Baca: KCI Tes Urine Masinis yang Kemudikan Kereta Saat Malam Tahun Baru

     
    Tes urine ini dilakukan demi keselamatan penumpang bus dan awak bus dan pengguna jalan lainnya dalam menghadapi musim liburan akhir tahun. “Jangan ada sopir bus yang ugal-ugalan saat mengemudi lantaran menggunakan narkoba, saat mengemudi,” ungkap Rusli.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.