Malam Tahun Baru 2019 di Tangerang Selatan, 3 Titik Jalan Ditutup

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kembang api. Sxc.hu/Giel Op 't Veld

    Ilustrasi kembang api. Sxc.hu/Giel Op 't Veld

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Menyambut malam Tahun Baru 2019, Kepolisian Resor Tangerang Selatan akan melakukan rekayasa lalu-lintas dan bebas kendaraan bermotor pada malam hari atau car free night.

    "Ada tiga titik yang menjadi car free night dalam pergantian tahun nanti malam yakni di wilayah Aeon, Sumarecon Mall Serpong, dan Mall Living World Alam Sutera," kata Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Lalu Hedwin Hanggara, Senin, 31 Desember 2018.

    Baca : Car Free Night, Ini 18 Pengalihan Lalu lintas Malam Tahun Baru 2019

    Car free night tersebut, kata Hedwin, akan dimulai dari pukul 21.00 hingga pukul 02.00 wib setelah malam tahun baru, nantinya petugas akan menutup jalur yang menjadi pusat perayaan pergantian tahun.

    "Ada 125 personil satuan lalu lintas polres Tangerang Selatan dibamtu dari unsur polsek untuk menjaga kondusifitas dan mengatur lalu lintas bagi masyarakat yang ingin merayakan malam pergantian tahun nanti malam," ujarnya.

    Hedwin juga mengatakan, dengan adanya car free night pada malam pergantian tahun, pihaknya juga menyediakan kantong parkir bagi masyarakat.

    Simak juga :
    Tahun Baru 2019, Teman Difabel Bisa Main Arung Jeram dan Mendaki

    "Kantong parkir bagi masyarakat yang membawa kendaraan berada di lapangan Froggy, di The Breeze, di ICE BSD, Flavor Bliss Alam Sutera, sekitar Aeon Mall l, Living World dan Sumarecon Mall Serpong," ungkapnya.

    Selain car free night, pemerintah kota Tangerang Selatan menyiagakan 29 Puskesmas selama 24 jam untuk melayani masyarakat pada saat Natal kemarin dan malam Tahun Baru 2019 hari ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.