Tahun Baru 2019, Jaya Ancol Gelar Doa Korban Tsunami Selat Sunda

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alat berat membersihkan puing-puing bangunan pasca tsunami  di kawasan Sumur, Pandeglang, Banten, 26 Desember 2018. Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp1,98 triliun yang akan digunakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada penanganan dampak tsunami Selat Sunda. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Alat berat membersihkan puing-puing bangunan pasca tsunami di kawasan Sumur, Pandeglang, Banten, 26 Desember 2018. Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp1,98 triliun yang akan digunakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada penanganan dampak tsunami Selat Sunda. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol menyambut Tahun Baru 2019 menggelar doa bersama dan menyantuni anak-anak yatim, untuk mendoakan korban tsunami Selat Sunda.

    "Akan ada 200 anak yatim piatu, mereka akan menikmati wahana akuarium terbesar di Jakarta. Lalu mulai pukul 12.00 WIB akan ada doa bersama," ujar Manajer Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestari, saat dihubungi Tempo pada Ahad, 30 Desember 2018.

    Baca : Malam Tahun Baru 2019 di Tangerang Selatan, 3 Titik Jalan Ditutup

    Selain itu, kegiatan doa bersama juga akan diikuti dengan pertunjukkan musik yang bertema 'tribute to Seventeen', untuk mengenang personel grup musik tersebut yang menjadi korban tsunami.

    Namun, sebelum pertunjukan dimulai, Rika mengatakan akan ada prosesi mengheningkan cipta bersama seluruh pengisi acara dan masyarakat.

    Sehingga, kata Rika, tujuan Ancol mempresentasikan rasa empati yang mendalam terhadap bencana alam tsunami dapat terlihat saat malam pergantian tahun, yang baru saja terjadi di Selat Sunda.

    "Perkiraan pengunjung pada malam Tahun Baru akan mencapai 250 ribu orang," ujar Rika.

    Simak pula :
    Banyak Ruas Jalan di DKI Ditutup di Malam Tahun Baru, Ini Daftarnya

    Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali, dalam keterangan tertulisnya, menjelaskan doa bersama rutin dilaksanakan setiap menjelang pergantian tahun, sebagai wujud rasa syukur atas pencapaian dan keberkahan yang diberikan selama tahun 2018.

    Khusus untuk acara Tahun Baru 2019, doa juga dipanjatkan kepada para korban bencana alam tsunami di Selat Sunda. "Acara doa bersama juga dilakukan oleh persekutuan umat Kristiani karyawan Ancol," demikian Teuku Sahir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.