Busa di Kali Sentiong Viral, Anies Ucapkan Terima Kasih

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penduduk melihat kumpulan busa yang memenuhi Kali Item di kawasan Kemayoran, Jakarta, Selasa, 1 Januari 2019. Akibat dari penyedotan air tersebut, terbentuklah busa-busa yang dihasilkan selama proses operasionalisasi pompa air. ANTARA

    Penduduk melihat kumpulan busa yang memenuhi Kali Item di kawasan Kemayoran, Jakarta, Selasa, 1 Januari 2019. Akibat dari penyedotan air tersebut, terbentuklah busa-busa yang dihasilkan selama proses operasionalisasi pompa air. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan terima kasih kepada pihak yang kembali membuat viral adanya permasalahan di Kali Sentiong atau Kali Item di Sunter, Jakarta Utara. Viralnya busa di Kali Item, kata Anies, membuka mata masyarakat bahwa ada persoalan limbah detergen yang dihasilkan rumah tangga.

    "Untungnya di Jakarta banyak yang aktif di sosmed, banyak media, sehingga difoto, dipublikasikan, dan kami terima kasih," ujar Anies di Pondok Kopi, Jakarta Timur, Kamis, 3 Januari 2019.

    Baca: Anies Sebut Busa di Kali Sentiong Akibat Detergen

    Menurut Anies, selama ini masyarakat dan rumah tangga kerap menggunakan detergen keras untuk mencuci tanpa memikirkan dampaknya untuk lingkungan. Jika munculnya busa di kali tersebut tidak difoto dan viral, kata Anies, maka masalah itu akan terus tersembunyi. "Inilah yang dihadapi sehari-hari di Jakarta," ujarnya.

    Pada Selasa, 1 Januari 2019, Kali Sentiong atau Kali Item dipenuhi oleh busa warna putih dan menjadi perhatian di media sosial. Akun instagram @jktinfo mengunggah video penampakan busa tersebut.

    Baca: Busa di Kali Sentiong, Anies akan Batasi Pemakaian Detergen Keras

    Dalam video yang diunggah, tampak busa berwarna putih menggumpal di atas permukaan air. Tampak pula bagian busa yang berterbangan. Unggahan video tersebut telah mendapatkan ribuan komentar dari warganet.

    Anies mengatakan sumber busa tersebut berasal dari limbah detergen rumah tangga di sekitar Kali Sentiong. Oleh sebab itu, dia berencana membatasi penggunaan deterjen keras di Jakarta. "Saya akan mengatur untuk bisa bicara dengan Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan, agar ada regulasi yg lebih baik untuk detergen di indonesia," kata dia.

    Nantinya, kata Anies, regulasi soal detergen akan menjadi solusi pengendalian lingkungan di tingkat hulu. Menurut dia, jika Pemprov DKI hanya berusaha menyelesaikan masalah busa di hilir, maka limbah busa Kali Sentiong tak akan pernah selesai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.