Jalan Flyover Kemayoran Renggang, Banyak Kendaraan Melaju Pelan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampakan jalan renggang di flyover Kodim Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 4 Januari 2019. TEMPO/Lani Diana

    Penampakan jalan renggang di flyover Kodim Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 4 Januari 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta -Jalan di jembatan layang alias flyover Kodim Kemayoran, Jakarta Pusat masih renggang Jumat siang, 4 Januari 2019 ini.

    Lokasi persisnya di tengah-tengah flyover Jalan Industri Raya, Jakarta Pusat yang mengarah ke Sunter, Jakarta Utara.

    Baca : Jalan di Flyover Kemayoran Renggang, Pengendara Diminta Hati-hati

    Dari pantauan Tempo hari ini tampak satu garis memanjang sebagai tanda jalan renggang. Di sisi kiri hanya aspal yang mengelupas sehingga terlihat bantalan besi penghubung flyover. Sementara di bagian tengah hingga kanan garis tampak celah di antara bantalannya.

    Kendaraan roda empat dan dua tetap melintas di jalan itu. Beberapa pengemudi menurunkan kecepatan kendaraannya ketika sampai di titik jalan yang renggang. Akan tetapi, mayoritas kendaraan tetap melaju kencang.

    Pada Jumat siang ini, Tempo melihat sekitar tujuh traffic cone oranye di sekitaran jalan renggang. Namun, hanya tersisa satu atau dua cone yang berdiri sebagai tanda bagi pengemudi untuk tak melewati jalan. Sisanya berjatuhan. Tidak ada petugas jaga di sekitar flyover.

    Simak juga :
    Ini Kata Pejabat PUPR Membantah Flyover Cengkareng Sudah Bergeser

    Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Juang Andi Priyanto mengatakan pihaknya telah menerjunkan anggota ke lokasi flyover tersebut. "Kami amankan untuk pengemudi," kata Juang lewat pesan pendek pada Jumat, 4 Januari 2019.

    LANI DIANA | ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.