Menhub Sebut Ganjil Genap di Jalan Margonda Depok Belum Perlu

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penataan Jalan Margonda Mandek

    Penataan Jalan Margonda Mandek

    TEMPO.CO, Depok - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil genap bertujuan mengatasi kemacetan lalu lintas. Sistem ini juga digunakan untuk mengedukasi masyarakat agar menggunakan trasportasi massal. “Nanti kami lihat daerah-daerah yang sudah padat,” ujar Budi di Transmart Depok, Sabtu, 5 Januari 2018.

    Baca: Ganjil Genap di Depok, Polisi Sebut Pelebaran Jalan Lebih Efektif
     
    Budi Karya mencontohkan penerapan aturan serupa di sejumlah ruas jalan di Bekasi, Bogor, dan Tangerang. Namun untuk Kota Depok, ia menilai belum perlu. “Saya menilai Depok belum ada hubungannya dengan itu,” kata dia.

    Menurut Budi, jika ingin menerapkan aturan ganjil genap di Jalan Margonda Depok, perlu ada kajian menyangkut kondisi kemacetan. Kajian ini penting untuk mengetahui efektifitas penerapan aturan tersebut. “Nanti pemerintah mensubsitusi dengan menyediakan bus,” ujarnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.