Pembunuhan di Apartemen Green Pramuka: Berawal Cinta Ditolak...

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Apartemen Green Pramuka City Tower Chrysant di Jakarta Pusat, 6 Januari 2019. Seorang penghuni wanita ditemukan tewas di lantai 16 tower Chrysant. Tempo/Imam Hamdi

    Apartemen Green Pramuka City Tower Chrysant di Jakarta Pusat, 6 Januari 2019. Seorang penghuni wanita ditemukan tewas di lantai 16 tower Chrysant. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta -Polisi telah menetapkan Haris Prasnastyadi, 24 tahun sebagai tersangka pembunuhan Nurhayati, 36 tahun, di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat.

    Haris dijemput polisi di kediamannya saudaranya di Kelender, Jakarta Timur, kemarin, Ahad, 6 Januari 2019.

    Baca : Latar Belakang Asmara dalam Pembunuhan di Apartemen Green Pramuka

    Nurhayati, ditemukan tergeletak bersimbah darah di lorong lantai 16 pada Sabtu lalu. Penghuni tower Chrysant lantai 16 di Apartemen Green Pramuka tersebut sempat dilarikan ke RSUD Cempaka Putih. Namun, nyawanya tidak tertolong.

    Berikut fakta-fakta dalam kasus pembunuhan Nurhayati.

    1. Bermula dari cinta yang ditolak
    Haris ternyata sempat jatuh cinta kepada korbannya. Menurut pemuda yang pernah bekerja sebagai satpam di apartemen itu, Nurhayati memiliki paras yang cantik. Rasa itu pun kemudian disampaikan Haris.

    "Saya pernah menyatakan cinta tapi ditolak," kata Haris di kantor Kepolisian Resor Jakarta Pusat, Ahad, 6 Januari 2019.

    2. Diludahi dan merasa terhina
    Pasca Haris mengungkapkan rasa cintanya dan ditolak, Nurhayati menjadi benci. Korban kerap menghindar jika melihat Haris. Bahkan tidak jarang ia mengatakan jijik saat berpapasan dengan pemuda itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.