Material Diduga Limbah B3 Ditemukan di 7 Titik Kawasan Marunda

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis dari Koalisi Melawan Limbah menggotong tong berisi lumpur limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) saat unjuk rasa di Bandung, 28 April 2016. Aksi ini digelar dengan menumpahkan bukti pencemaran berupa lumpur limbah B3 industri tekstil. TEMPO/Prima Mulia

    Aktivis dari Koalisi Melawan Limbah menggotong tong berisi lumpur limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) saat unjuk rasa di Bandung, 28 April 2016. Aksi ini digelar dengan menumpahkan bukti pencemaran berupa lumpur limbah B3 industri tekstil. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menemukan gundukan material menyerupai pasir di tujuh titik kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara yang diduga mengandung limbah Bahan Berbahaya dan Beracun atau limbah B3

    "Kita mendapatkan sampel di tujuh titik yang terindikasi diduga limbah B3," kata Kepala Seksi Penanggulangan Pencemaran Lingkungan Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup DKI Agung Pujo Winarko saat dihubungi, Senin malam, 7 Januari 2019.

    Baca: Dinas Lingkungan Hidup Cari Pembuang Limbah B3 di Rusun Marunda

    Agung mengutarakan, Dinas LH DKI bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sedang melakukan uji laboratorium kandungan material. Karena itu, pemerintah belum dapat menyimpulkan apakah gundukan itu berupa pasir, tanah, atau limbah B3.

    Secara kasat mata, Agung menjelaskan, material tampak seperti pasir yang halus. Warnanya coklat agak muda dan lebih hitam saat dikeruk.

    Dinas LH DKI dan Kementerian LHK menemukan gundukan diduga limbah B3 saat turun langsung ke lapangan pada 2 Januari 2019. Lokasi yang didatangi, yakni SDN Marunda 02 Pagi dan Rumah Susun Marunda. Tinjauan ini berawal dari laporan warga kepada Dinas LH DKI pada 31 Desember 2018.

    Menurut Agung, tim pertama kali menemukan gundukan material diduga limbah B3 di depan SDN 02 Marunda Pagi. Titik selanjutnya masih di sekitaran sekolah, kira-kira sejauh 20 meter dari titik pertama. "Titik tiga dan empat di dekat empang milik warga. Kira-kira 50 meter dari sekolah," ujarnya.

    Selanjutnya, gundukan material serupa ditemukan di tiga titik sekitar Rusun Marunda. Hingga kini pemerintah masih menunggu hasil uji laboratorium. Kementerian LHK mengundang Dinas LH DKI untuk merapatkan temuan dugaan limbah B3 tersebut hari ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.