Anies Baswedan Instruksikan Tunda Razia Anjing dan Kucing Liar

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anjing liar. saaribampo.com

    Anjing liar. saaribampo.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menunda sosialisasi tata cara pemeliharaan hewan penular ravies (HPR) yang dipersepsikan bublik sebagai razia anjing dan kucing liar.

    Baca juga: Air Bendung Katulampa Naik, Warga Bantaran Kali Diminta Waspada

    Banyak orang beranggapan razia tersebut dilakukan terhadap anjing dan kucing liar di Jakarta. Di antara media instruksi tersebut melaui Twitter dan Instagram pagi ini.

    "Terkait polemik razia kucing, pagi ini saya instruksikan kepada dinas terkait agar tunda kegiatan penangkapan," seperti tertulis dalam unggahan Instagram Anies Baswedan, Selasa, 8 Januari 2019.

    Alasannya, kata Anies, dirinya membubuhkan tiga poin yang harus dipenuhi dulu, yakni menunda razia; Dinas KPKP DKI agar berdiskusi dulu dengan organisasi atau komunitas pengelolaan binatang, dan Dinas KPKP melakukan kegiatan pengendalian bersama dengan komunitas.

    Sebelumnya, akun Instagram @preciouspets777 mengunggah informasi bahwa bakal ada razia besar-besaran terhadap anjing dan kucing liar atau yang diliarkan di Ibu Kota Jakarta.

    Sedari awal Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas KPKP DKI Jakarta Sri Hartati membantah akan ada razia. Menurut Sri, yang benar Pemerintah DKI akan menggelar sosialisasi mengenai  tata cara pemeliharaan hewan penular ravies (HPR).

    Baca juga: Pembunuhan Istri Gagal, Motif Pedagang Nasi Padang Tusuk Istrinya

    Kegiatan itu, ucap Sri, tetap diselenggarakan di lima kota Jakarta hari ini, karena bukan razia anjing dan kucing liar. Ada yang dimulai pukul 08.00, tapi mayoritas 09.00 WIB.

    Kegiatan sosialisasi tata cara pemeliharaan hewan penular rabies serentak berjalan di Kelurahan Mangga Dua Selatan, Jakarta Pusat; dan Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara; Kelurahan Ragunan, Jakarta Selatan; Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat; dan Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diduga Ada Enam Perkara Di Balik Teror Terhadap Novel Baswedan

    Tim gabungan kepolisian menyebutkan enam perkara yang ditengarai menjadi motif teror terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan.