Ratusan Eks Karyawan 7-Eleven Demo Tagih Sisa Pesangon

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan mantan karyawan 7-Eleven berunjuk rasa menagih sisa uang pesangon yang belum dibayarkan PT Modern Internasional di Gedung Ricoh, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, 9 Januari 2019. Tempo/Imam Hamdi

    Ratusan mantan karyawan 7-Eleven berunjuk rasa menagih sisa uang pesangon yang belum dibayarkan PT Modern Internasional di Gedung Ricoh, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, 9 Januari 2019. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan mantan karyawan minimarket 7-Eleven berunjuk rasa di depan Gedung Ricoh, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu 9 Januari 2019. Mereka menuntut PT Modern Internasional membayar pesangon seluruh 254 karyawan yang belum dilunasi.

    Baca:
    Eks Karyawan 7-Eleven Tuntut Pesangon Rp 17,5 Miliar

    "Sudah dua tahun dijanjikan tapi sampai sekarang belum lunas dibayar," kata Agus H.S., seorang peserta unjuk rasa.

    Agus menuturkan perusahaannya telah bangkrut dan menutup sekitar 120 gerai 7-Eleven di Indonesia, sejak Juni 2017. Setelah ditutup, PT Modern memastikan seluruh karyawan bakal mendapatkan haknya dari gaji, tunjangan hari raya dan pesangon.

    Ternyata, perusahaan hanya menepati pembayaran gaji yang telat dua bulan dan THR setelah karyawan melakukan unjuk rasa pada Agustus 2017. Sedangkan, uang pesangon karyawan belum diberikan.

    "Akhirnya kami menuntut di pengadilan niaga. Dan perusahaan wajib membayar pesangon sesuai PKPU (penyelesaian kewajiban pembayaran utang)," ucapnya.

    Meski telah ada keputusan pengadilan terkait pembayaran pesangon tersebut, perusahaan masih belum mau membayar. Akhirnya, ratusan karyawan kembali unjuk rasa pada Oktober 2017.

    Baca:
    Bangkrut, Bos 7-Eleven Salahkan Aturan Penjualan Minuman Beralkohol 

    "Demo kedua uang pesangon akhirnya dibayarkan tapi baru 20 persen," kata pria yang sempat 25 tahun bekerja di PT Modern Internasional itu.

    Agus menjelaskan dari keputusan Pengadilan Niaga, perusahaan tersebut diwajibkan melunaskan seluruh uang pesangon pada 20 Oktober 2018. Namun, hingga memasuki Mei 2018, perusahaan tidak ada niat baik untuk melunasi.

    Akhirnya, karyawan kembali melakukan unjuk rasa ketiga pada Juni 2018. Saat itu, perusahaan kembali membayar pesangon 15 persen. "Baru 35 persen hingga saat ini dibayarkan pesangon kami."

    Dua bulan sebelum tenggat pelunasan, karyawan 7-eleven kembali berunjuk rasa pada Agustus 2018. Namun, tidak ada pembayaran maupun respons dari perusahaan maupun bos PT Modern Internasional. "Karena tidak ada niat baik kami demo lagi hari ini," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Terjun Ke Platform Game Dengan Stadia

    Phil Harrison memperkenalkan platform game milik Google yang diberi nama Stadia pada acara Game Developer Conference. Seperti apakah layanan baru itu?