Limbah B3 Marunda Pernah Terbakar, Khawatir Anak-anak Terpanggang

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak bermain di tumpukan pasir yang mengandung limbah di sekitar Rumah Susun Marunda, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menemukan tujuh titik gundukan material diduga limbah B3 di sekitar kawasan Rusun Marunda pada akhir Desember 2018. TEMPO/Faisal

    Anak-anak bermain di tumpukan pasir yang mengandung limbah di sekitar Rumah Susun Marunda, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menemukan tujuh titik gundukan material diduga limbah B3 di sekitar kawasan Rusun Marunda pada akhir Desember 2018. TEMPO/Faisal

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menemukan sejumlah titik timbunan limbah bahan berbahaya dan beracun atau limbah B3 di sekitar Rumah Susun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Warga Rusun Marunda, Heri Iskandar, mengatakan timbunan limbah berbahaya itu tersebar di dalam dan luar Rusun Marunda.

    Baca juga: Material Diduga Limbah B3 Ditemukan di 7 Titik Kawasan Marunda

    "Yang di luar pernah terbakar dua pekan lalu, sampai mobil pemadam datang untuk mematikan apinya," kata Heri saat ditemui di lokasi pembuatan pupuk organik di RT3 RW7 Kelurahan Marunda, Selasa, 8 Januari 2019.

    Heri mengatakan, timbunan limbah yang terbakar hanya berjarak sekitar 30 meter dari lokasi pembuatan pupuk organik yang berada di depan SDN Marunda 2. Menurut dia, limbah tersebut memang mudah terbakar jika terpanggang sinar matahari.

    "Sebab, limbah tersebut merupakan ampas pembuatan minyak. Jadi mudah terbakar jika terlalu panas," ujarnya. "Kejadian serupa juga pernah terjadi di bantaran BKT yang diuruk menggunakan limbah ini."

    Selain itu, limbah tersebut mengeluarkan bau minyak yang amat pekat. Heri khawatir bau tersebut bisa berdampak pada kesehatan paru-paru yang menghirupnya.

    Baca juga: Dinas Lingkungan Hidup Cari Pembuang Limbah B3 di Rusun Marunda

    Ia berharap pemerintah bisa segera memindahkan limbah B3 ke lokasi lain yang jauh dari jangkauan manusia. Sebab, timbunan limbah tersebut sering dinaiki anak-anak untuk bermain di atasnya. "Kalau pas ada anak-anak main di atas limbah itu dan terbakar, bisa masuk ke bawah dan terpanggang dia," ujar Heri. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.