LRT Jakarta Rekrut Pegawai dari Perhotelan, Apa Alasannya?

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana persiapan uji coba light rail transit (LRT) di Stasiun LRT Velodrome, Rawamangun, Jakarta, 15 Agustus 2018. Selama masa uji coba, hanya ada dua stasiun yang dioperasikan, yaitu Stasiun Mal Kelapa Gading di Jakarta Utara dan Stasiun Velodrome di Jakarta Timur. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Suasana persiapan uji coba light rail transit (LRT) di Stasiun LRT Velodrome, Rawamangun, Jakarta, 15 Agustus 2018. Selama masa uji coba, hanya ada dua stasiun yang dioperasikan, yaitu Stasiun Mal Kelapa Gading di Jakarta Utara dan Stasiun Velodrome di Jakarta Timur. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono mengatakan akan membuat terobosan di antara operator transportasi umum di ibu kota. Satu di antaranya adalah dengan merekrut pegawai generasi milenial dari sektor perhotelan.

    Baca: 
    LRT Jakarta Klaim Sudah Kantongi Semua Izin Operasi

    "Kami melihat operator-operator transportasi publik yang ada belum melakukan terobosan yang kami lakukan yaitu merekrut SDM dari perhotelan," kata Allan di Depo LRT Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis 10 Januari 2019.

    Allan menyatakan, jajaran manajer pelayanan PT LRT Jakarta akan memberi pelatihan kepada rekrutan yang berasal dari generasi milenial tersebut. Harapannya, bisa dihadirkan pelayanan penumpang seperti pelayanan yang diberikan di hotel bintang lima kepada para pelanggannya.

    Mirantika Kusuma Dewi salah satu masinis wanita di kereta ringan light rail transit (LRT) Jakarta saat ditemui di stasiun LRT Velodrome, Jakarta, Rabu, 15 Agustus 2018. TEMPO/Yatti Febri Ningsih

    Untuk membantu mematangkan rencananya itu, Allan mengirim sekitar 20 staf LRT Jakarta menjalani magang di PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta. Mereka diharap bisa melakukan studi banding dan langsung praktik.

    Baca juga:
    Uji Coba LRT Jakarta untuk Umum, Langsung Fully Booked

    "Kami belajar teorinya langsung terjun ke halte dan terminal busway. Kami belajar dari pengalaman Transjakarta, bagaimana melayani dengan hati," ujar Allan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.