1.700 Ton Sampah Kali Pisang Batu Bekasi Diangkut, Sisanya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak berdiri di jembatan yang dikelilingi sampah yang menutupi aliran Kali Pisang Batu, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin, 7 Januari 2019. Sampah mulai berdatangan setelah sebelumnya tanaman eceng gondok yang memenuhi kali dibersihkan. REUTERS/Willy Kurniawan

    Anak-anak berdiri di jembatan yang dikelilingi sampah yang menutupi aliran Kali Pisang Batu, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin, 7 Januari 2019. Sampah mulai berdatangan setelah sebelumnya tanaman eceng gondok yang memenuhi kali dibersihkan. REUTERS/Willy Kurniawan

    TEMPO.CO, Bekasi - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi telah mengangkut sekitar 1.700 ton sampah Kali Pisang Batu di Kecamatan Tarumajaya. Instansi ini menargetkan proses pengangkutan seluruh sampah yang menumpuk di sana selesai pada Sabtu siang, 12 Januari 2019.

    Baca : Kata Rahmat Effendi Soal Bekasi Sumbang Sampah Kali Pisang Batu

    "Sekarang masih sisa sekitar 20 persen, mudah-mudahan besok siang selesai," kata Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Dodi Agus Suprianto kepada Tempo pada Jumat sore, 11 Januari 2019.

    Sampah menumpuk di aliran Kali Pisang Batu sepanjang ribuan meter. Ketebalan sampah yang didominasi plastik berasal dari rumah tangga dan pasar mencapai 50 sentimeter. Dampak yang ditimbulkan, air menjadi hitam dan beraroma tidak sedap. Sisa tumpukan sampah kini hanya sekitar 300 meter.

    Menurut Dodi, pembersihan sampah sejak Sabtu lalu menggunakan dua alat berat. Sedangkan truk sampah yang diturunkan sedikitnya 20 unit. Adapun sampah-sampah tersebut dibuang ke lahan kosong milik warga di sana sebagai bahan urug. "Kalau dibuang ke TPA tidak memungkinkan, karena faktor jarak yang cukup jauh," ujar Dodi.

    Kedepan, Dodi bakal menempatkan petugas kebersihan yang memantau kondisi kali dari sampah. Termasuk memasang jaring di perbatasan dengan Kota Bekasi. Sebab, Dodi menyebut sebagian besar sampah disumbangkan oleh Kota Bekasi karena hulu sungai tersebut berasal dari sana. "Meski ada juga sumber sampah dari wilayah kami," kata dia.

    Simak juga :
    Kota Bekasi Dituding Penyumbang Sampah Kali Pisang Batu

    Sementara itu, selain sampah Kali Pisang Batu, di Kali Bancong di wilayah Kota Bekasi mulai dibersihkan pada Jumat, 11 Januari 2019. Sampah yang diperkirakan mencapai ratusan ton itu berpotensi masuk ke Kali Pisang Batu karena masih satu aliran. Hal ini dibenarkan oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.