Bentrokan di Tanah Abang, Kendaraan Satpol PP Rusak

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang menggelar lapak dagangannya di trotoar Jalan Jatibaru Raya di bawah Skybridge Tanah Abang, Jakarta, Sabtu 29 Desember 2018. Sejumlah pedagang tetap bertahan meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melarang mereka berjualan di trotoar sejak Skybridge Tanah Abang diresmikan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pedagang menggelar lapak dagangannya di trotoar Jalan Jatibaru Raya di bawah Skybridge Tanah Abang, Jakarta, Sabtu 29 Desember 2018. Sejumlah pedagang tetap bertahan meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melarang mereka berjualan di trotoar sejak Skybridge Tanah Abang diresmikan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko mengatakan tak ada korban jiwa dalam bentrokan antara petugas Satpol PP dan pedagang di pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis siang, 17 Januari 2019. Namun ia mengatakan sejumlah kendaraan operasional milik Satpol PP rusak akibat bentrokan itu.

    "Mobil truk Satpol PP kacanya pecah, kemudian spionnya hancur, itu ada dua kendaran dan bakal kami jadikan barang bukti," kata Yani saat dihubungi Tempo, Kamis.

    Baca: Ada Preman di Bentrok Satpol PP dan PKL Tanah Abang?

    Yani menjelaskan bentrokan terjadi karena ada provokator yang menghasut para pedagang. Ia pun menegaskan pihaknya akan mengusut para provokator itu dan menindak sesuai hukum yang berlaku.

    "Saya akan menegakan aturan. Siapapun yang menghalangi penegakan aturan akan kami pidanakan," ujar Yani.

    Keributan antara pedagang dan Satpol PP di Jalan Jatibaru Raya Tanah Abang telah terjadi sejak pukul 11.00. Dari video yang Tempo terima dari pedagang, terlihat mereka melawan petugas menggunakan balok. Dari video tersebut sejumlah polisi telah hadir di lokasi untuk mencegah bentrokan kembali membesar.

    Baca: Bentrokan di Tanah Abang, Pemkot Jakpus: Pedagang Jualan di Jalan

    Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan bentrok di Tanah Abang disebabkan para pedagang tak terima barang dagangannya ditertibkan oleh Satpol PP. Padahal, menurut dia, penertiban dilakukan karena pedagang berjualan di jalan dan mengganggu lalu lintas serta pejalan kaki.

    Irwandi mengatakan Kepolisian Sektor Tanah Abang kini telah menangkap tiga orang yang diduga provokator bentrokan itu. Saat ini, tiga orang tersebut tengah diperiksa oleh polisi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?