Angin Puting Beliung Rusak Belasan Ruko di Bekasi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mulai membersihkan rumahnya pasca angin puting beliung melanda kawasan Batutulis, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat Jumat 7 Desember 2018. Angin puting beliung melanda kawasan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat sekitar pukul 15.00 WIB, pada Kamis sore 6 Desember 2018. TEMPO/Subekti.

    Warga mulai membersihkan rumahnya pasca angin puting beliung melanda kawasan Batutulis, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat Jumat 7 Desember 2018. Angin puting beliung melanda kawasan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat sekitar pukul 15.00 WIB, pada Kamis sore 6 Desember 2018. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Bekasi - Angin puting beliung melanda Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi pada Selasa siang, 22 Januari 2019. Akibatnya, belasan rumah toko mengalami kerusakan parah pada bagian atap serta sejumlah tiang listrik milik PLN maupun tiang Telkom roboh.

    Kepala Kepolisian Sektor Tambun Komisaris Rahmad Sujatmiko mengatakan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp 100 juta lebih. "Sampai sekarang proses evakuasi masih berlangsung," kata Rahmad.

    Baca: Awalnya Hareudang Lalu Dingin, Ridwan Kamil : Awas Puting Beliung

    Seorang pedagang bakso, Sofiana mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB diawali dengan hujan deras lalu disusul tiupan angin yang cukup kencang. Menurut dia, atap-atap pada ruko di sepanjang Jalan Raya Jejalen Jaya di depan Perumahan Daruss Salam beterbangan. "Gerobak saya sampai mau roboh," kata Sofi yang baru saja membuka kiosnya.

    Baca: Penyebab Kemunculan Angin Puting Beliung Sulit Diprediksi

    Sofi bersama dengan dua anggota keluarganya hanya bisa berdoa agar selamat dari peristiwa tersebut. Sebab, hempasan angin kencang sampai membuat tiang listrik roboh. "Ada warung sembako, konter, warteg, semuanya rusak," ujarnya.

    Kepala Dusun 3 Desa Jejalen Jaya, Mbeng mengatakan berdasarkan hasil identifikasi sementara, ada sekitar 14 kios pedagang di rusak parah akibat disapu puting beliung. Selain itu, ada dua tiang listrik dan empat tiang Telkom yang roboh. "Sekarang kami bersama dengan petugas gabungan membantu evakuasi," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.