Food Court Beroperasi di Pulau Reklamasi, Jakpro Lepas Tangan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu penjual di food court Pulau D reklamasi Teluk Jakarta sedang menyalakan panggangan, Rabu, 23 Januari 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    Salah satu penjual di food court Pulau D reklamasi Teluk Jakarta sedang menyalakan panggangan, Rabu, 23 Januari 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengelola pulau reklamasi, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), menyatakan beroperasinya food court di Pulau D atau Pantai Maju tidak termasuk domain penugasannya.    

    Baca: Anies Belum Pastikan Legalitas Food Court di Pulau Reklamasi

    Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu mengatakan, Pemprov DKI Jakarta hanya memberi penugasan Jakpro untuk mengelola prasarana, sarana dan utilitas (PSU) di pulau reklamasi. 

    "Untuk food court langsung saja di cek ke pengembangnya (PT Kapuk Naga Indah)," kata Dwi Wahyu kepada Tempo, Rabu, 23 Januari 2019.

    Dwi Wahyu mengatakan, penugasan tersebut sesuai dengan isi Peraturan Gubernur Nomor 120 Tahun 2018 tentang Penugasan Kepada PT Jakpro Dalam Pengelolaan Tanah Hasil Reklamasi Pantai Utara.

    Melalui Pergub itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menugaskan pengelolaan tiga pulau reklamasi kepada Jakpro. Peraturan itu menyebutkan bahwa Jakpro bertugas mengelola lahan kontribusi, prasarana, sarana, dan utilitas umum.

    Prasarana publik yang akan dikelola oleh Jakpro antara lain rumah susun untuk masyarakat berpenghasilan rendah, pasar tematik ikan, tempat ibadah, kantor pemerintah, dermaga, serta fasilitas umum lainnya. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI itu juga diminta bekerja sama dengan pihak lain untuk mengelola air bersih, limbah, persampahan, drainase, ruang terbuka hijau, hingga transportasi.

    Di luar sepengetahuan Anies Baswedan, food court di Pantai Maju ternyata telah beroperasi selama sebulan. Seorang pedagang menyebut dia telah berjualan di food court itu sejak 23 Desember 2018. 
      
    Pada Rabu petang ini, area food court juga ramai pengunjung. Kendaraan roda dua dan roda empat terlihat lalu lalang melalui Jalan Pantai Indah Kapuk.

    Food court berkonsep semi outdoor. Sebagian besar meja dan tempat duduk pengunjung tidak beratap. Selain ada Sop konro Karebosi Baru, di food court itu juga terdapat restoran matambre, sate dan sop domba Afrika dan lain-lain.

    Penjual sop konro, Egi mengatakan pengunjung food court di pulau reklamasi biasanya ramai datang pada hari Sabtu dan Minggu. "Mobil-mobil ramai banget di sini, sampai macet juga," katanya.

    Baca: Food Court Pulau Reklamasi Beroperasi, Kenapa Anies Enggan Bicara

    Direktur Pengembangan Bisnis PT Jakpro Hanief Arie Setianto menegaskan Jakpro tidak memberikan izin kepada penjual food court beroperasi di pulau yang kini bernama Kawasan Pantai Maju. Urusan penjual di sana, tak termasuk PSU yang diurus Jakpro. "Di luar itu bukan domain Jakpro," kata dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.