Anies Sebut Bakal Lakukan Penataan di Bantaran Kali Pulo

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas PPSU membersihkan lumpur yang menggenangi jalan pemukiman warga karena tanggul aliran Kali Pulo jebol di Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta, Senin 14 Januari 2019. Akibat jebolnya tanggul Kali Pulo yang terjadi pada Minggu (13/1) tersebut, BPBD Provinsi DKI Jakarta mencatat air dengan ketinggian 50-60 cm merendam wilayah RT 003 dan RT 004 di RW 006. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    Petugas PPSU membersihkan lumpur yang menggenangi jalan pemukiman warga karena tanggul aliran Kali Pulo jebol di Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta, Senin 14 Januari 2019. Akibat jebolnya tanggul Kali Pulo yang terjadi pada Minggu (13/1) tersebut, BPBD Provinsi DKI Jakarta mencatat air dengan ketinggian 50-60 cm merendam wilayah RT 003 dan RT 004 di RW 006. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada beberapa opsi untuk mengembalikan luas Kali Pulo, Kelurahan Jatipadang, Jakarta Selatan yang kini makin sempit. Anies tak menegaskan apakah akan membongkar rumah itu. Namun dia juga tidak membantah adanya pilihan untuk merobohkan bangunan.

    "Tidak ada opsi yang ditutup. Semua opsi yang diizinkan secara hukum itu bisa dilakukan oleh pemerintah," kata Anies di kawasan Jakarta Pusat, Rabu, 23 Januari 2019.

    Baca: Fraksi PDIP DPRD Sepakat Rumah di Bantaran Kali Pulo Dibongkar

    Anies mengakui salah satu masalah di Kali Pulo adalah sejumlah bangunan yang berdiri di atas kali. Bangunan ini mempersempit saluran sungai.

    Menurut Anies, mulanya warga membangun jembatan di atas kali. Lama-lama jembatan diperluas untuk dijadikan lokasi parkir sampai akhirnya terbangun rumah di atas Kali Pulo. "Bukan di bantaran, tapi di atasnya. Jadi sungainya hilang, tertutup dengan bangunan," kata dia.

    Baca: Wali Kota Jaksel: Naturalisasi Buat Cegah Tanggul Jebol Kali Pulo

    Anies pun menyampaikan niatnya untuk melakukan penataan di kawasan itu. Menurut dia, pemerintah daerah tak bisa hanya mengurusi satu rumah tapi harus penataan di seluruh kawasan. Dia mengaku akan mendiskusikan solusi atas bangunan di atas Kali Pulo bersama Wali Kota Jakarta Selatan.

    Bantaran Kali Pulo di Kelurahan Jatipadang saat ini diisi oleh rumah-rumah warga. Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan Holi Susanto mengatakan keberadaan rumah warga itu mempersempit lebar kali dari 16-20 meter menjadi 2-5 meter. Kondisi itu membuat air Kali Pulo bisa meluap jika hujan turun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.