Anies Baswedan: Kasus Demam Berdarah Bulan Ini Mengkhawatirkan

Kamis, 24 Januari 2019 01:15 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berinteraksi dengan warga korban kebakaran di Tomang, Jakarta Barat, pada Selasa, 22 Januari 2019. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggap demam berdarah sebagai kasus kesehatan yang harus diperhatikan. Sebab, menurut Anies, jumlah penderita demam berdarah dari 2017-2019 meningkat.

Baca juga: Penelitian, 3 Daerah Ini Paling Rawan Demam Berdarah di Jakarta

Anies memaparkan, ada 665 kasus demam berdarah pada Januari 2017. Satu orang diketahui meninggal. Satu tahun kemudian di bulan yang sama, jumlah kasus menurun menjadi 198. Untuk data per 23 Januari 2019, DKI mencatat terdapat 370 kasus.

"Tapi baru angkanya 370 saja itu sudah mengkhawatirkan karena sekarang sudah tanggal 23 sementara tahun lalu hanya 198 meskipun tahun sebelumnya di atas 600. Tapi ini warning," kata Anies di kawasan Jakarta Pusat, Rabu, 23 Januari 2019.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menggunakan prediksi kelembapan udara tiga bulan ke depan untuk memetakan ancaman berkembangnya demam berdarah. Tingginya kelembapan udara berpotensi mendukung pertumbuhan nyamuk Aedes Aegepty, penyebab demam berdarah. Jakarta Selatan, Timur dan Barat masuk dalam tingkat waspada berkembangnya penyakit itu pada bulan ini hingga Maret.

Anies menyatakan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Dari keterangan Anies, Kementerian Kesehatan pun memprediksikan jumlah kasus demam berdarah bakal meningkat tahun ini.

Karena itulah, Anies menginstruksikan ke seluruh jajaran Dinas Kesehatan DKI untuk mengendalikan penyebaran demam berdarah. Salah satunya dengan menggelar fogging.

"Kemudian pengecekan semua tempat-tempat yang berpotensi tumbuhnya jentik-jentik nyamuk Aedes Aegypti tumbuh," ujar Anies.

Tak hanya itu, Anies meminta seluruh warga mengecek rumah masing-masing. Misalnya, memperhatikan genangan di sekitar rumah lalu membersihkannya untuk mencegah nyamuk penyebab demam berdarah berkembang biak.






Formula E Disebut Menguntungkan, PSI Desak Dokumen Studi Kelayakan Dibuka

1 jam lalu

Formula E Disebut Menguntungkan, PSI Desak Dokumen Studi Kelayakan Dibuka

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta menilai untung-rugi Formula E baru bisa terkonfirmasi jika dokumen studi kelayakan dibuka ke publik


Cara Ikut Program Bedah Rumah Pemprov DKI Jakarta, Ini Alurnya

1 jam lalu

Cara Ikut Program Bedah Rumah Pemprov DKI Jakarta, Ini Alurnya

Masyarakat berpenghasilan rendah bisa ikut program bedah rumah dari Pemprov DKI Jakarta


Waspada, Pasien TBC di DKI Jakarta Didominasi Kelompok Usia Produktif

12 jam lalu

Waspada, Pasien TBC di DKI Jakarta Didominasi Kelompok Usia Produktif

Kelompok usia produktif paling rentan terpapar penyakit TBC karena aktif di luar rumah. Bisa menulari ke anak-anak anggota keluarga lain di rumah.


Dinas Lingkungan Hidup DKI: Antusiasme Uji Emisi Turun Gara-gara Sanksi Tilang Ditunda

13 jam lalu

Dinas Lingkungan Hidup DKI: Antusiasme Uji Emisi Turun Gara-gara Sanksi Tilang Ditunda

Kendaraan menjadi sumber terbesar polusi udara di Jakarta. Jumlah kendaraan terus bertambah di saat yang sanksi tilang uji emisi ditunda.


Anies Baswedan: 45 Persen Penonton Formula E Jakarta Generasi Milenial

13 jam lalu

Anies Baswedan: 45 Persen Penonton Formula E Jakarta Generasi Milenial

Anies Baswedan menyebut ajang balap Formula E Jakarta efektif menyampaikan pesan ramah lingkungan dan ekonomi berkelanjutan.


Soal Keuntungan Formula E Jakarta, Anies: Tunggu Finalisasi Laporan Audit

14 jam lalu

Soal Keuntungan Formula E Jakarta, Anies: Tunggu Finalisasi Laporan Audit

Anies Baswedan akan membuka laporan audit soal Formula E Jakarta. Karena menggunakan dana publik, ia memastikan akan melaporkan ke publik.


Anies Baswedan: Jakarta E-prix Terbaik Selama 8 Tahun Penyelenggaraan Formula E

14 jam lalu

Anies Baswedan: Jakarta E-prix Terbaik Selama 8 Tahun Penyelenggaraan Formula E

Anies Baswedan mengatakan tidak ada keluhan soal Formula E Jakarta. Jumlah penonton terbanyak di televisi, streaming maupun yang datang langsung.


Dampak Ekonomi Formula E Rp 2,6 Triliun, Anies: Menggerakkan Perekonomian Jakarta

15 jam lalu

Dampak Ekonomi Formula E Rp 2,6 Triliun, Anies: Menggerakkan Perekonomian Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Formula E mampu menyumbang kontribusi ekonomi yang signifikan terhadap PDRB Ibu Kota.


Ahli Politik Bicara Kemungkinan Anies Baswedan Maju Cagub 2024 Jika Pilpres Gagal

21 jam lalu

Ahli Politik Bicara Kemungkinan Anies Baswedan Maju Cagub 2024 Jika Pilpres Gagal

TEMPO.CO, Jakarta- Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin bicara kemungkinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mencalonkan diri sebagai gubernur pada Pilkada 2024. "Itu ya mungkin-mungkin saja," ujar dia melalui pesan suara pada Jumat, 24 Juni 2022.


Waspada Penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Jakarta Barat Galakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk

22 jam lalu

Waspada Penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Jakarta Barat Galakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Pemerintah Kota Jakarta Barat meningkatkan Pemberantasan Sarang Nyamuk untuk menekan angka penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah itu.